- Riccardo Calafiori menyatakan kondisinya fit menjelang laga play-off Piala Dunia melawan Irlandia Utara.
- Calafiori menekankan fokus timnas harus pada permainan sendiri daripada menganalisis calon lawan.
- Ia menyoroti pentingnya set piece dan intensitas tinggi sebagai faktor penentu hasil pertandingan.
Suara.com - Bek Timnas Italia, Riccardo Calafiori, memastikan dirinya dalam kondisi fit jelang laga krusial play-off Piala Dunia menghadapi Irlandia Utara.
Bek Arsenal itu bahkan melontarkan candaan soal kedekatannya dengan pelatih Gennaro Gattuso.
“Saya merasa baik, kita lihat di lapangan nanti, tapi saya baik-baik saja,” ujar Calafiori dalam konferensi pers di Coverciano dilansir dari Football Italia.
Italia akan menghadapi Irlandia Utara pada semifinal play-off Piala Dunia, dengan potensi laga final melawan Wales atau Bosnia dan Herzegovina.
Calafiori menolak memikirkan lawan dan memilih fokus pada tim sendiri.
“Sejujurnya, seperti yang selalu saya katakan, saya lebih memilih fokus pada diri kami sendiri. Ini bukan saatnya memikirkan lawan,” tegasnya.
Calafiori juga menyoroti pentingnya detail kecil dalam pertandingan, terutama situasi bola mati yang bisa menjadi penentu hasil.
“Dalam sepak bola modern, set piece membuat perbedaan dan detail sangat krusial,” katanya.
Calafiori mengakui Irlandia Utara akan mengandalkan bola mati untuk menciptakan ancaman.
Baca Juga: Nonton Piala Dunia 2026 Bisa Bikin Kantong Jebol! Ini Rincian Biaya Fantastis yang Harus Disiapkan
Karena itu, Calafiori meminta timnya tetap fokus sejak awal hingga akhir pertandingan.
“Kami harus menghindari situasi itu dan tetap fokus sepanjang laga,” ujarnya.
Berbicara soal perbedaan sepak bola Italia dan Inggris, Calafiori menilai intensitas menjadi faktor utama.
Menurutnya, ritme tinggi di Premier League membuat pemain lebih terasah.
“Perbedaan terbesar ada pada intensitas latihan dan pertandingan. Di sini, pertandingan itu sendiri adalah latihan,” jelasnya.
Meski Italia kebobolan sembilan gol dalam enam laga terakhir, Calafiori tak terlalu khawatir dengan lini belakang.
Tag
Berita Terkait
-
Komentar Mengejutkan Patrick Kluivert, Tak Merasa Bersalah Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Pildun
-
Kylian Mbappe Bocorkan Tips Rahasia demi Prancis Juara Piala Dunia 2026
-
Keputusan Carlo Ancelotti Coret Neymar Bikin Marah Legenda Brasil
-
Waduh! Siaran Gratis Piala Dunia 2026 Terancam Batal, Presiden Sampai Buka Suara
-
Fantastis! Fans Inggris Harus Rogoh Rp200 Juta Lebih untuk Nonton Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan