- Romario mengkritik keras keputusan Carlo Ancelotti karena tidak memasukkan Neymar ke dalam skuad tim nasional Brasil.
- Romario berpendapat pemain berbakat harus diprioritaskan, bahkan kondisi kebugaran tidak sepenuhnya menjadi alasan mengabaikannya.
- Ia yakin waktu persiapan turnamen cukup bagi Neymar memulihkan kondisi dan berharap Neymar membuktikan kelayakan masuk skuad final.
Suara.com - Legenda Brasil Romario melontarkan kritik tajam terhadap keputusan Carlo Ancelotti yang tidak memasukkan Neymar dalam skuad Selecao.
Romario menegaskan bahwa pemain terbaik harus selalu diprioritaskan.
“Pemain bintang harus bermain. Tim nasional adalah tempat bagi yang terbaik dan paling berbakat,” ujarnya dilansir dari HITC.
Romario uga menilai kondisi kebugaran bukan alasan untuk mengabaikan Neymar.
“Lebih baik memiliki pemain seperti Neymar, meski belum 100 persen, daripada memanggil pemain lain,” tegasnya.
Menurut Romario, waktu persiapan menuju turnamen besar cukup untuk memulihkan kondisi pemain.
Romario yakin Neymar masih bisa kembali ke performa terbaiknya sebelum kompetisi dimulai.
“Persiapan Piala Dunia berlangsung sekitar satu bulan, cukup untuk memulihkan fisik dan membangun chemistry tim,” katanya.
Lebih lanjut, Romario memperingatkan agar Brasil tidak menyia-nyiakan talenta besar.
Baca Juga: Waduh! Siaran Gratis Piala Dunia 2026 Terancam Batal, Presiden Sampai Buka Suara
“Bakat tidak boleh disia-siakan. Pelatih tidak boleh mengabaikannya,” ucapnya.
Ia berharap Neymar membuktikan kualitasnya di lapangan.
“Saya masih berharap melihat Neymar menunjukkan bahwa dia pantas masuk daftar akhir dan membawa gelar keenam,” lanjutnya.
Meski begitu, Romario tetap mendukung timnas Brasil dalam perburuan gelar.
“Saya tetap mendukung perjuangan meraih ‘Hexa’, dengan atau tanpa Neymar. Tapi pesannya jelas: perhatikan ini, pelatih!” tutupnya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Waduh! Siaran Gratis Piala Dunia 2026 Terancam Batal, Presiden Sampai Buka Suara
-
Fantastis! Fans Inggris Harus Rogoh Rp200 Juta Lebih untuk Nonton Piala Dunia 2026
-
Nonton Piala Dunia 2026 Bisa Bikin Kantong Jebol! Ini Rincian Biaya Fantastis yang Harus Disiapkan
-
Pemain Selandia Baru Tegaskan Dukungan untuk Iran: Mereka Layak di Piala Dunia 2026
-
Gagal di Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Bernafsu Bawa Suriname ke Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!