- Timnas Eritrea kembali bertanding setelah tujuh tahun dengan kemenangan 2-0 atas Eswatini di kualifikasi Piala Afrika.
- Laga bersejarah ini dilaksanakan Rabu malam di Maroko, sebagai pertandingan resmi pertama sejak kekalahan tahun 2019.
- Sebelumnya, partisipasi Eritrea dibatasi akibat kekhawatiran pemain mencari suaka politik saat laga di luar negeri.
Suara.com - Timnas Eritrea akhirnya kembali ke panggung sepak bola internasional setelah hampir tujuh tahun absen.
Negara Afrika Timur itu langsung mencuri perhatian dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Eswatini dalam laga kualifikasi Piala Afrika.
Laga bersejarah ini digelar Rabu malam waktu setempat dan menjadi pertandingan kompetitif pertama Eritrea sejak 2019.
Sebelumnya, Eritrea terakhir tampil saat kalah dari Namibia di kualifikasi Piala Dunia 2022.
Eritrea bahkan sempat tidak masuk dalam peringkat FIFA sejak 2022 akibat minimnya pertandingan internasional.
Eritrea kini menjadi satu-satunya negara dari 211 anggota FIFA yang berstatus tanpa ranking resmi.
Kembalinya Eritrea tidak lepas dari situasi internal yang kompleks.
Laporan menyebut pemerintah membatasi partisipasi tim untuk mencegah pemain mencari suaka politik saat bertanding di luar negeri.
Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan sekitar 80 pemain dan pelatih telah membelot sejak 2007.
Baca Juga: Penampakan Rumput Stadion GBK Jelang Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis, Kok Bisa Kaya Gitu?
Kondisi ini membuat Eritrea kerap mundur dari berbagai kompetisi, termasuk kualifikasi Piala Dunia 2026.
Namun, momentum kebangkitan akhirnya datang. Eritrea tampil impresif dengan mencetak dua gol kemenangan di menit akhir melalui debutan 18 tahun Siem Eyob-Abraha dan pemain yang berkarier di Mesir, Ali Sulieman.
Pertandingan digelar di Maroko sebagai venue netral karena Eritrea belum memiliki stadion yang memenuhi standar internasional.
Eritrea akan menjalani leg kedua tandang melawan Eswatini pada 31 Maret.
Jika mampu mempertahankan keunggulan, Eritrea berpeluang melangkah ke babak grup yang diikuti 48 tim.
Ini akan menjadi pencapaian besar bagi tim yang belum pernah tampil di Piala Dunia maupun Piala Afrika.
Berita Terkait
-
Penampakan Rumput Stadion GBK Jelang Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis, Kok Bisa Kaya Gitu?
-
Resmi Diperkenalkan! Inilah Sosok Maple, Zavu, dan Clutch yang Akan Meriahkan Piala Dunia 2026
-
Eks Persija Ini Rindu Jakarta, Kini Datang Punya Misi Permalukan Timnas Indonesia
-
Heran Kritik Netizen, Bojan Hodak: Beckham Putra Layak di Timnas Indonesia!
-
Timnas Indonesia Butuh Dukungan Total Hadapi Saint Kitts and Nevis
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar