- Timnas Indonesia menghadapi Bulgaria pada final perdana FIFA Series 2026 di SUGBK, Senin (30/3/2026) malam.
- Indonesia lolos ke final setelah mengalahkan Saint Kitts and Nevis 4-0 di debut pelatih John Herdman.
- Bulgaria melaju ke final dengan kemenangan impresif 10-2 atas Kepulauan Solomon, menjanjikan duel intens.
Suara.com - Timnas Indonesia akan melakoni laga puncak dalam partisipasi perdananya di ajang FIFA Series 2026.
Skuad Garuda akan menantang wakil Eropa, Bulgaria dalam partai final yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (30/3/2026) malam pukul 20.00 WIB.
Di bawah arahan pelatih baru John Herdman, skuad Garuda memulai turnamen dengan langkah sempurna.
Mereka sukses menaklukkan Saint Kitts and Nevis dari konfederasi CONCACAF dengan skor meyakinkan 4-0 dalam laga debut sang pelatih.
Kemenangan tersebut mengantar Indonesia ke partai puncak untuk menghadapi lawan yang tak kalah impresif.
Di sisi lain, Bulgaria datang ke final dengan modal yang sangat mengerikan. Tim asuhan Aleksandar Dimitrov itu tampil menggila dan melumat Kepulauan Solomon dengan skor fantastis 10-2.
Laga final ini diprediksi akan menjadi panggung adu kualitas para pemain yang merumput di kompetisi Eropa.
Timnas Indonesia akan mengandalkan pilar-pilar andalannya seperti Emil Audero, Maarten Paes, Jay Idzes, Kevin Diks, hingga Ole Romeny.
Sementara itu, skuad Bulgaria juga didominasi oleh para pemain yang tersebar di berbagai liga top Eropa, mulai dari Italia, Skotlandia, Yunani, Polandia, hingga Turki, yang menjanjikan sebuah pertarungan dengan level dan intensitas tinggi.
Baca Juga: Jelang Final FIFA Series 2026, Pelatih Bulgaria Punya 3 Fakta Menarik!
Meskipun demikian, peran para pemain yang berkarier di liga domestik seperti Beckham Putra dan Rizky Ridho tetap akan menjadi kunci pembeda bagi skuad Merah Putih.
Pertandingan final FIFA Series 2026 antara Timnas Indonesia dan Bulgaria akan disiarkan secara langsung dan dapat diakses melalui layanan streaming di sini.
Berita Terkait
-
Berpotensi Meroket, Ini Hitung-hitungan Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Kalahkan Bulgaria
-
Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria, Erick Thohir Sampaikan Wejangan
-
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Faktanya, Bulgaria Punya 3 Senjata Mengerikan!
-
Membedah Taktik 4-4-2 Hybrid John Herdman, Efektif Bawa Timnas Indonesia Hajar Bulgaria?
-
Timnas Indonesia Diambang Sejarah Jelang Hadapi Bulgaria di GBK
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil