- Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Bulgaria pada final FIFA Series 2026 di SUGBK Jakarta.
- Erick Thohir menilai permainan tim tetap berkualitas walau kalah melalui gol penalti menit ke-38.
- Penyelenggaraan sukses FIFA Series 2026 diharapkan membuka peluang Indonesia menjadi tuan rumah turnamen internasional lain.
Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai performa Timnas Indonesia tetap menunjukkan kualitas tinggi meski harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor 0-1 pada final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin.
Gol semata wayang Bulgaria tercipta lewat eksekusi penalti Marin Petkov pada menit ke-38. Hadiah penalti diberikan setelah Kevin Diks melakukan pelanggaran terhadap Zdravko Dimitrov di dalam kotak penalti.
"Permainannya juga tadi saya rasa cukup berkelas ya. Karena memang kita melawan tim yang tidak kaleng-kaleng, pernah semifinal (Piala Dunia) tahun 1994," kata Erick saat ditemui awak media setelah pertandingan usai.
"Dan banyak pemain yang bermain di Eropa, ya memang kesempatan bagus buat kita untuk menaikkan kualitas secara menyeluruh tim nasional," kata dia.
Pertandingan ini menjadi laga kedua bagi pelatih John Herdman bersama Timnas Indonesia. Sebelumnya, pelatih asal Inggris tersebut sukses mengawali debutnya dengan kemenangan telak 4-0 atas Saint Kitts dan Nevis pada Jumat lalu.
Meski hasil dua laga awal belum sepenuhnya sempurna, Erick tetap memberikan apresiasi kepada Herdman. Ia menilai mantan pelatih Timnas Kanada di Piala Dunia 2022 itu mampu membawa perubahan positif dalam permainan skuad Garuda.
"Tentu seperti semua media saksikan, coach John Herdman sudah berhasil sampai hari ini mentransformasi dan kelihatan permainannya kita cukup baik," kata dia.
Selain itu, Erick juga mengapresiasi kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah FIFA Series 2026. Ia berharap keberhasilan ini dapat membuka peluang bagi Indonesia untuk kembali dipercaya menggelar turnamen internasional lainnya.
"Mudah-mudahan dengan penyelenggaraan FIFA Series ini kita juga diberi kesempatan sama FIFA kalau ada turnamen FIFA lagi yang lain, ya kita dicoba lagi lah. Paling enggak kita sudah coba yang terbaik buat FIFA dan semua tamu-tamu kita. Tadi juga Presiden Bulgaria sangat senang pelayanannya kita semua," kata Erick.
Baca Juga: Kalah dari Bulgaria, Indonesia Runner-up FIFA Series 2026
(Antara)
Berita Terkait
-
Kalah dari Bulgaria, Indonesia Runner-up FIFA Series 2026
-
Hasil Timnas Indonesia vs Bulgaria: Gol Penalti Tim Tamu Tumbangkan Garuda
-
Cetak Gol dari Penalti, Timnas Indonesia Tertinggal 0-1 dari Bulgaria di Babak Pertama
-
Elkan Baggott Sebut Timnas Era John Herdman Lebih Solid, Sindir Rezim Shin Tae-yong?
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bulgaria: John Herdman Rombak Skuad!
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil