- Skandal paspor membuat klub-klub Belanda membekukan pemain Timnas Indonesia seperti Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Dean James, dan Tim Geypens.
- Pakar hukum Belanda menawarkan opsi agar pemain kembali mengajukan paspor Belanda untuk menghindari syarat gaji minimum Rp11,7 miliar bagi pemain asing.
- Jika pemain memilih untuk kembali mengambil kewarganegaraan Belanda demi menyelamatkan karier klubnya, mereka dipastikan tak bisa lagi membela Timnas Indonesia.
Suara.com - Kabar sangat meresahkan datang dari daratan Eropa yang berpotensi menjadi pukulan paling telak bagi kekuatan Timnas Indonesia.
Skandal paspor yang tengah mengguncang persepakbolaan Belanda kini mengancam eksistensi seluruh pemain keturunan yang sedang merintis karier di sana.
Media terkemuka Belanda, De Telegraaf, baru saja membongkar sebuah skenario yang bisa membuat skuad Garuda kehilangan pilar-pilar utamanya secara permanen.
Situasi pelik ini bermula dari aturan ketat hukum Belanda yang secara otomatis menggugurkan status kewarganegaraan lokal jika seseorang mengambil paspor negara non-Uni Eropa, termasuk Indonesia.
Imbasnya, deretan pemain bintang seperti Justin Hubner (Fortuna Sittard), Nathan Tjoe-A-On (Willem II), Dean James (Go Ahead Eagles), hingga Tim Geypens (FC Emmen) kini dibekukan oleh klubnya masing-masing.
Mereka dilarang mengikuti sesi latihan maupun bertanding karena klub takut terkena sanksi dari Federasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB).
Otoritas Imigrasi Belanda (IND) saat ini dilaporkan tengah melakukan investigasi mendalam terhadap sekitar 25 pemain yang terindikasi melanggar aturan dwi-kewarganegaraan tersebut.
Untuk mengatasi pembekuan status ini, para pakar hukum di Belanda sebenarnya telah merumuskan dua opsi agar para pemain bisa kembali merumput di liga domestik.
Opsi pertama adalah mendaftarkan mereka murni sebagai pemain asing non-Uni Eropa dengan syarat klub harus mengurus izin kerja baru.
Baca Juga: Momen di Balik Layar Prewedding Jennifer Coppen, Aura 'Kompeni' Justin Hubner Disorot
Masalahnya, jalur ini membentur tembok finansial yang sangat tinggi karena regulasi mewajibkan pemain non-Uni Eropa menerima standar gaji minimum sebesar 608 ribu euro atau sekitar Rp11,7 miliar per tahun.
Syarat gaji selangit ini jelas sangat memberatkan bagi sebagian besar klub papan tengah dan kasta kedua Liga Belanda tempat para penggawa Garuda bernaung.
Karena kendala finansial tersebut, para pakar hukum menawarkan opsi kedua yang justru menjadi ancaman terbesar bagi Timnas Indonesia.
Opsi tersebut menyarankan agar para pemain yang bersangkutan mengajukan permohonan untuk mendapatkan kembali status kewarganegaraan Belanda mereka.
Proses hukum pengembalian paspor Belanda ini memang memakan waktu sekitar tiga bulan, namun pemain bisa mendapatkan izin tinggal dan bermain sementara secara instan.
Celakanya, apabila para pemain memilih jalan pintas ini demi menyelamatkan karier klubnya, mereka dipastikan akan kehilangan hak secara mutlak untuk membela Timnas Indonesia di masa depan.
Tag
Berita Terkait
-
Justin Hubner Cuma Bisa Geleng-geleng Isu Paspor di Liga Belanda
-
Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan: Andai Tahu Begini, Saya Pilih Timnas Indonesia
-
Ditunggu Calvin Verdonk di Eropa, Dony Tri Pamungkas Masih Ragu
-
Jordi Amat Cerita Pengalaman Menarik Usai Perkuat Timnas Indonesia di Ajang FIFA Series 2026
-
4 Negara Debutan di Piala Dunia 2026, Ada yang Pernah Dikalahkan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Neymar Ngamuk ke Wasit, Mimpi Tampil di Piala Dunia 2026 Terancam Hancur
-
Klasemen Super League Terbaru, Persib Bandung Menjauh dari Borneo FC Berkat Gol Julio Cesar
-
Skenario Juara Persib Bandung Mengunci Trofi Super League di Pekan Pamungkas
-
Kronologis Calvin Verdonk Amankan Tiket Liga Champions Lille Meski Tumbang dari Auxerre
-
Alasan Xabi Alonso Terima Kontrak Chelsea, Siap Akhiri Dominasi Kegagalan Proyek BlueCo
-
Calvin Verdonk Lolos Liga Champions, Ukir Sejarah Baru Sepak Bola Indonesia Bersama Lille
-
Jacksen F. Tiago Terpukau Talenta Sepak Bola Putri Surabaya di MLSC 2026
-
Pesta Penutup Musim PSG Dirusak Comeback Dramatis Paris FC
-
Drama Menit Akhir! Pesta Juara Inter Milan Dicoreng Tim Degradasi Hellas Verona
-
Timnas Indonesia Panggil Pemain InggrisAustralia untuk TC Piala AFF U-19 2026