Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 03 April 2026 | 11:03 WIB
Mauro Zijlstra (IG Mauro Zijlstra)
Baca 10 detik
  • Mauro Zijlstra mengalami robekan otot kambuhan setelah membela Timnas Indonesia di ajang internasional.

  • Dokter Persija Muhammad Andeansah memantau ketat proses pemulihan Mauro demi keamanan sang pemain.

  • Alaaeddine Ajaraie dan Hanif Sjahbandi menunjukkan progres pemulihan positif untuk segera kembali bertanding.

Suara.com - Dokter tim Persija, Muhammad Andeansah mengabarkan kondisi terkini Mauro Zijlstra yang mengalami cedera saat membela Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026. Ia mengatakan sang pemain alami robekan pada otot sehingga belum diketahui kapan bisa pulih.

Menjelang pekan ke-25 Super League 2025/2026, Persija dihadapkan pada situasi yang belum sepenuhnya ideal.

Selain cederanya Mauro Zijlstra, Emaxwell Souza terkena akumulasi kartu. 

Adapun untuk Zijlstra mengalami masalah pada pangkal paha, area yang sama yang membuatnya absen dalam dua laga terakhir Persija menghadapi Borneo FC dan Dewa United.

Muhammad Andeansah memastikan bahwa cedera Mauro Zijlstra yang muncul setelah laga kontra Saint Kitts and Nevis merupakan kambuhan dari kondisi sebelumnya.

“Hasil MRI meunjukkan bahwa Mauro mengalami re-injury (robekan pada otot). Durasi pemulihan tergantung dari perkembangan fungsi otot selama program pemulihan dilakukan," katanya dilansir dari laman resmi klub.

"Tim medis akan memantau perkembangan Mauro dengan ketat untuk memastikan dia dapat kembali ke tim secepat dan seaman mungkin,” jelasnya.

Sementara itu, proses pemulihan Alaaeddine Ajaraie mulai mendekati fase comeback. 

Ia tengah menjalani program lanjutan untuk kembali ke latihan reguler. Karena Alaaeddine sempat menepi cukup lama, peningkatan beban latihan perlu dilakukan secara gradual untuk mencegah terjadinya reinjury. 

Baca Juga: Thom Haye Puji Beckham dan Eliano Reijnders Usai Tampil Bersama Timnas Indonesia

Peluangnya tampil melawan Bhayangkara FC masih bergantung pada evaluasi harian.

Perkembangan positif juga datang dari Hanif Sjahbandi. Setelah menjalani operasi lutut, ia menunjukkan progres yang konsisten. 

Semangatnya untuk kembali ke lapangan menjadi dorongan besar dalam proses rehabilitasi yang dijalaninya.

Load More