- Skandal paspor gate muncul di Liga Belanda setelah sejumlah pemain naturalisasi Indonesia terancam kehilangan status kewarganegaraan Belanda mereka.
- Maarten Paes menjadi satu-satunya pemain yang terhindar dari skandal tersebut karena menerima peringatan hukum mendalam terkait risiko kewarganegaraan.
- Manajemen SEG memastikan Maarten Paes memahami seluruh risiko administratif, sehingga ia dapat melanjutkan karier sepak bolanya tanpa hambatan.
Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes menjadi satu-satunya pemain yang berhasil terhindar dari skandal papsor gate yang tengah menguncang kompetisi Liga Belanda.
Kasus ini berawal dari protes keras yang disuarakan oleh klub NAC Breda terhadap status pemain Timnas Indonesia, Dean James yang membela Go Ahead Eagles.
Protes ini kemudian diikuti klub-klub lain yang menyasar sejumlah pemain naturalisasi Indonesia dan negara lainnya.
Lantas apa yang membuat Maarten Paes bisa lolos dari skandal tersebut?
Melansir dari Voetbalzone, situasi yang dialami oleh Paes tak lepas dari peran manajemen SEG, status kewarganegaraan Paes tetap aman dan tidak terganggu dengan skandal paspor gate.
Kasus ini mencuat setelah sejumlah pemain Belanda yang dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia ternyata tanpa sadar kehilangan kewarganegaraan Belanda mereka.
Akibatnya, para pemain ini juga terancam tidak lagi memenuhi syarat bermain di kompetisi domestik seperti Eredivisie dan Eerste Divisie.
“Banyak pemain tidak diberi tahu bahwa mereka bisa kehilangan kewarganegaraan Belanda,” tulis laporan Algemeen Dagblad.
Media Belanda itu mengungkap bahwa para pemain tidak mendapatkan penjelasan memadai mengenai konsekuensi hukum dari proses naturalisasi tersebut.
Baca Juga: Target Piala Dunia 2030! Calon Striker Naturalisasi Tak Sabar Bantu Timnas Indonesia Ukir Sejarah
Situasi ini membuat banyak pihak terkejut setelah kasus tersebut mulai terungkap ke publik.
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa Maarten Paes menjadi pengecualian penting dalam kasus ini.
Paes mendapatkan peringatan langsung terkait risiko kehilangan kewarganegaraan Belanda sebelum mengambil keputusan.
Berbeda dengan pemain lain yang tidak menyadari konsekuensi tersebut, Paes disebut telah mendapatkan penjelasan hukum secara detail dari timnya.
“Paes adalah satu-satunya yang benar-benar diberi peringatan,” tulis laporan tersebut.
Peran SEG disebut sangat krusial dalam melindungi Paes dari dampak aturan yang kompleks tersebut.
Berita Terkait
-
Target Piala Dunia 2030! Calon Striker Naturalisasi Tak Sabar Bantu Timnas Indonesia Ukir Sejarah
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia di Eropa: Jay Idzes Gemilang di Italia, Maarten Paes Tumbang
-
PSV Juara Liga Belanda 3 Kali Beruntun! Feyenoord Tersandung, Gelar Tak Terkejar
-
Minim Menit Bermain di Persija, Shayne Pattyanama Berpeluang Hengkang?
-
Gacor di Liga Belanda, Dean Zandbergen Bisa Jadi Opsi Timnas Indonesia di Lini Depan?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut