- Pemain muda Australia, Luke Vickery, masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia karena memiliki keturunan dari sang nenek.
- Ketua BTN Sumardji menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada perkembangan signifikan terkait proses naturalisasi pemain tersebut.
- Vickery menyatakan ketertarikan bergabung dengan Timnas Indonesia demi mewujudkan ambisinya membawa skuad Garuda lolos ke Piala Dunia.
Suara.com - Kabar naturalisasi Luke Vickery ke Timnas Indonesia kembali jadi sorotan publik sepak bola Tanah Air.
Pemain muda yang kini berkarier di Australia itu disebut masuk radar Skuad Garuda.
Namun, perkembangan terbaru menunjukkan proses tersebut masih berada di tahap awal.
Belum ada langkah konkret yang mengarah pada percepatan naturalisasi sang pemain.
Nama Vickery sendiri cukup menarik perhatian karena berposisi sebagai winger.
Ia juga memiliki pengalaman bermain di level internasional bersama Australia kelompok usia.
Faktor keturunan Indonesia dari sang nenek menjadi pintu utama peluang naturalisasi ini.
Hal ini membuat peluangnya membela Merah Putih tetap terbuka di masa depan.
Ketua BTN, Sumardji, akhirnya memberikan respons resmi terkait isu tersebut.
Baca Juga: 12 Pemain Abroad Timnas Indonesia yang Bakal Dicoret John Herdman untuk Piala AFF 2026
Ia menegaskan bahwa hingga kini belum ada perkembangan signifikan dalam proses naturalisasi.
Pernyataan itu memperjelas bahwa proses masih jauh dari tahap finalisasi.
Meski begitu, pemantauan terhadap pemain diaspora seperti Vickery tetap terus berjalan.
Di sisi lain, sinyal positif justru datang dari komunikasi dengan pelatih Timnas Indonesia.
Vickery mengaku sudah beberapa kali berdiskusi dan tertarik dengan visi tim.
Hal ini membuka peluang besar jika proses naturalisasi benar-benar dilanjutkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik