Bola / Bola Indonesia
Rabu, 08 April 2026 | 07:28 WIB
Momen ketika Fardy Bachdim jemput Eliano Reijnerd dan Mees Hilgers untuk ke Indonesia. (Instagram/@fardybachdim)
Baca 10 detik
  • Media Belanda menyoroti dugaan peran agen Fardy Bachdim sebagai perantara naturalisasi pemain keturunan untuk Timnas Indonesia.
  • Investigasi mengungkap Bachdim aktif mendekati pemain potensial tanpa memberikan penjelasan mendalam mengenai konsekuensi hukum pergantian kewarganegaraan tersebut.
  • Fardy Bachdim membantah keterlibatannya dan menegaskan bahwa kehadirannya dalam berbagai proses naturalisasi hanya sebagai seorang penggemar sepak bola.

Suara.com - Skandal paspor gate yang melibatkan pemain keturunan Indonesia di Liga Belanda semakin memanas dan menyeret nama agen Fardy Bachdim.

Media Belanda mengungkap dugaan peran agen Fardy Bachdim sebagai penghubung dalam proses naturalisasi pemain ke Timnas Indonesia.

Dilansir dari Voetbalnieuws, ivestigasi sementara mengungkap Bachdim kerap muncul dalam proses naturalisasi beberapa pemain, termasuk Dean James dan Joey Pelupessy.

Fardy disebut memiliki jaringan luas dan diduga berperan sebagai jembatan bagi federasi sepak bola Indonesia (PSSI).

Menurut laporan tersebut, Bachdim aktif mendekati pemain berdarah Indonesia dan menawarkan peluang karier internasional.

Beberapa nama seperti Tim Geypens dan Dion Markx disebut memilih Indonesia dengan pertimbangan peluang bermain di timnas.

Namun, aspek hukum disebut kurang mendapat perhatian.

Pergantian kewarganegaraan berpotensi berdampak pada izin kerja dan hilangnya paspor sebelumnya, isu yang disebut tidak selalu dipahami pemain sejak awal.

Kasus berbeda terjadi pada kiper Maarten Paes.

Baca Juga: Penjelasan Resmi PSSI Soal Pemain Timnas Indonesia Bermasalah Paspor di Liga Belanda

Paes disebut mendapat penjelasan lengkap dari tim hukum agensinya terkait risiko sebelum mengambil keputusan, bukan dari pihak Bachdim.

Menanggapi tuduhan tersebut, Bachdim membantah memiliki peran dalam proses naturalisasi.

Fardy Bachdim menyatakan kehadirannya dalam beberapa proses naturalisasi hanya sebagai penggemar.

Kontributor: Adam Ali

Load More