- Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi Australia pada laga pamungkas Grup B untuk memperebutkan status juara grup.
- Kedua tim sudah memastikan diri lolos ke babak semifinal dengan koleksi 6 poin sempurna dari dua laga sebelumnya.
- Pemenang laga ini akan menghadapi runner-up Grup A, antara Thailand atau Vietnam, di babak semifinal pada 10 April mendatang.
Suara.com - Timnas Futsal Indonesia bersiap menghadapi laga penentuan juara Grup B saat menantang kekuatan Australia di ajang ASEAN Futsal Championship 2026 atau Piala AFF Futsal 2026.
Pertarungan sengit yang akan memperebutkan takhta juara Grup B ini dijadwalkan berlangsung di Nonthaburi Hall, Thailand, pada hari ini, Rabu (8/4/2026) pukul 12.30 WIB.
Meskipun kedua tim sudah memastikan diri lolos ke babak semifinal, laga ini tetap krusial untuk menentukan lawan di babak empat besar.
Baik Timnas Futsal Indonesia maupun Australia sama-sama mengoleksi 6 poin sempurna hasil dari dua kemenangan beruntun di laga sebelumnya.
Skuad Garuda tampil sangat impresif dengan mencatatkan rekor tanpa kebobolan setelah sukses melibas Brunei Darussalam 7-0 dan menundukkan perlawanan alot Malaysia dengan skor tipis 1-0.
Di sisi lain, Australia juga menunjukkan dominasinya dengan menekuk Malaysia 2-1 dan meraih kemenangan besar atas Brunei.
Meski tiket ke babak selanjutnya sudah di tangan, mentalitas para penggawa Merah Putih dipastikan tidak akan mengendur.
Kualitas teknis dan pemahaman taktik yang terus terasah melalui ketatnya persaingan di Profesional Futsal League (PFL) akan menjadi senjata utama untuk meredam permainan fisik dan agresivitas Australia.
Pelatih Kepala Timnas Futsal Indonesia, Héctor Souto, sejak awal memang telah menanamkan filosofi untuk tidak terbebani secara berlebihan.
Baca Juga: Modal Bantai Brunei, Timnas Indonesia Siap Beri Mimpi Buruk untuk Malaysia di Piala AFF Futsal 2026
Ia menuntut para pemain untuk fokus memberikan yang terbaik di setiap pertandingan, selangkah demi selangkah.
"Terkait turnamen ini, kami akan menjalaninya pertandingan demi pertandingan. Semifinal adalah target hasil kami untuk fase grup, dan setelah itu kita lihat apa yang terjadi. Kita akan selalu berusaha memberikan yang terbaik di tiap pertandingan," tegas Coach Hector dalam ketarangan tertulis, dikutip Rabu (8/4/2026).
Kini, dengan target awal menembus semifinal yang telah tercapai, fokus penuh skuad Garuda sepenuhnya tertuju pada laga melawan Australia siang ini.
Sesuai regulasi turnamen, juara Grup B nantinya akan berhadapan dengan runner-up Grup A di babak semifinal pada 10 April 2026.
Grup A sendiri saat ini tengah dikuasai oleh dua raksasa futsal Asia Tenggara, yakni tuan rumah Thailand dan Vietnam.
Keduanya baru akan bertanding nanti malam untuk memperebutkan status juara grup mereka masing-masing.
Artinya, pemenang dari laga antara Indonesia melawan Australia nanti, akan berhadapan dengan salah satu dari dua kekuatan besar tersebut di babak selanjutnya.
Federasi Futsal Indonesia kembali memohon doa dan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Tanah Air untuk kemenangan tim nasional.
Berita Terkait
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Segel Tiket Semifinal Piala AFF Futsal 2026
-
Cara Nonton Timnas Futsal Indonesia Lawan Malaysia, Kick-off Pukul 15.00 WIB
-
Statistik Gila Muhammad Sanjaya di Laga Debut, Calon Bintang Baru Timnas Futsal Indonesia?
-
2 Kekuarangan Timnas Futsal Indonesia Jelang Hadapi Malaysia
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik