- Denzel Dumfries kembali tampil impresif setelah pulih dari cedera saat Inter Milan mengalahkan AS Roma skor 5-2.
- Kemenangan tersebut memperkokoh posisi Inter Milan di puncak klasemen sementara dengan keunggulan tujuh poin dari pesaing.
- Dumfries menegaskan komitmennya untuk membantu Inter Milan menjuarai Serie A dan meraih gelar juara musim ini.
Suara.com - Bek sayap Inter Milan, Denzel Dumfries, menegaskan komitmennya bersama Nerazzurri setelah pulih dari cedera pergelangan kaki yang sempat mengganggu performanya.
Pemain asal Belanda itu tampil impresif saat Inter membantai AS Roma dengan skor 5-2 dalam lanjutan Serie A, Minggu. Kemenangan tersebut membuat Inter kini unggul tujuh poin di puncak klasemen dengan tujuh pertandingan tersisa.
Dumfries mengaku kondisi cederanya sempat menjadi tantangan tersendiri, namun kini ia merasa jauh lebih siap untuk menuntaskan musim dengan hasil maksimal.
"Saya belum pernah mengalami cedera seperti ini sebelumnya. Ini sulit, tetapi sekarang saya sangat positif dan menantikan akhir musim. Kami harus memenangkan beberapa pertandingan untuk meraih scudetto, itu tujuan kami," ujar Dumfries kepada Sky Italia.
Ia juga menilai penampilannya saat menghadapi Roma menjadi modal penting untuk menghadapi laga berikutnya. Menurutnya, Inter harus terus menjaga fokus dan tidak terganggu dengan persaingan dari tim lain.
"Saya bermain bagus saat melawan Roma, itu penting. Sekarang kami harus menang dan bermain baik di laga berikutnya. Saya tidak melihat Napoli atau tim lain, fokus saya hanya pada Inter, itu yang terpenting. Kami harus bekerja keras, setiap pertandingan seperti final, dan kami ingin memenangkan dua trofi, liga dan piala," katanya.
Lebih lanjut, Dumfries menegaskan bahwa dirinya merasa nyaman berada di Inter Milan dan ingin terus berkontribusi untuk membawa tim meraih gelar.
"Saya sangat bahagia di Inter, ini seperti keluarga bagi saya, dan fokus saya hanya untuk memenangkan gelar-gelar tersebut," pungkasnya.
Baca Juga: Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
Berita Terkait
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Media Belanda Salahkan Fardy Bachdim di Skandal Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia
-
Klasemen Liga Italia Memanas: Napoli Kudeta Posisi AC Milan, Inter Makin Nyaman di Pucuk
-
Paspoortgate Memanas! Naturalisasi Pemain Keturunan Disorot, Jurnalis Belanda Sebut Bodoh
-
Dean Zandbergen, Pemain Keturunan Indonesia Cetak Hattrick di Liga Belanda, Solusi Lini Depan?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali