Bola / Bola Indonesia
Senin, 06 April 2026 | 18:30 WIB
Bek Timnas Indonesia, Dean James saat memperkuat Go Ahead Eagles . [Instagram Dean James/Kolase Suara.com]
Baca 10 detik
  • Jurnalis Tijmen van Wissing mengkritik pemain keturunan Indonesia di Belanda karena melepas kewarganegaraan demi membela Timnas Indonesia.
  • Perubahan status menjadi non-Uni Eropa menyulitkan karier pemain karena harus mematuhi regulasi ketat di kompetisi sepak bola Belanda.
  • Pemain seperti Justin Hubner dan Tim Geypens kini menghadapi risiko kehilangan paspor Belanda serta hambatan karier di Eropa.

Suara.com - Isu naturalisasi pemain keturunan Indonesia kembali jadi perbincangan panas di Belanda. Sejumlah pemain yang memilih melepas kewarganegaraan Belanda kini mendapat sorotan tajam, terutama terkait dampak besar terhadap karier mereka di Eropa.

Jurnalis RTV Oost, Tijmen van Wissing, menjadi salah satu yang paling keras mengkritik fenomena ini. Ia menilai keputusan para pemain tersebut diambil tanpa pertimbangan matang.

Komentar tersebut mencuat di tengah ramainya isu “paspoortgate” yang menyeret sejumlah pemain keturunan Indonesia di kompetisi Belanda.

Nama-nama seperti Justin Hubner, Dean James, Tim Geypens, hingga Nathan Tjoe-A-On ikut menjadi sorotan.

Perubahan kewarganegaraan membuat para pemain kini berstatus non-Uni Eropa. Hal ini berdampak langsung pada regulasi yang harus mereka penuhi untuk bisa bermain di kompetisi Belanda, yang dikenal cukup ketat bagi pemain non-UE.

Menurut Van Wissing, para pemain dan agen mereka dinilai kurang memperhitungkan risiko jangka panjang dari keputusan tersebut.

"Saya pikir itu jauh lebih bodoh. Para pemain dan agen mereka seharusnya memikirkannya dengan matang, jangan terburu-buru," kata Van Wissing, dikutip dari De Oosttribune.

Ia juga menegaskan bahwa salah satu konsekuensi terbesar adalah hilangnya paspor Belanda, yang selama ini memberikan banyak keuntungan bagi karier pemain di Eropa.

“Aturannya menyatakan bahwa jika Anda memperoleh kewarganegaraan lain, Anda akan kehilangan paspor Belanda,” lanjutnya.

Baca Juga: Kata-kata Pelatih Sassuolo Usai Jay Idzes Jadi Pemain Terbaik Indonesia

Selain itu, Van Wissing turut menyoroti kondisi pemain muda FC Emmen, Tim Geypens. Ia menilai sang pemain menjadi salah satu yang terdampak dari gelombang naturalisasi ini.

“Geypens seharusnya tidak tertipu oleh kampanye itu. Memang bagus mereka terbang ke sana, tetapi itu hanya berujung pada kesengsaraan,” pungkasnya.

Isu 'paspoortgate' pun kini menjadi perdebatan luas. Di satu sisi, naturalisasi dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Namun di sisi lain, keputusan tersebut menyimpan risiko besar bagi masa depan karier para pemain di kompetisi Eropa.

Load More