- Presiden LaLiga, Javier Tebas, mempertimbangkan rencana penyelenggaraan pertandingan liga Spanyol di stadion baru kota Casablanca, Maroko.
- Keputusan ini didorong oleh basis penggemar yang besar serta kemudahan logistik perjalanan antara Spanyol dan Maroko.
- Langkah strategis tersebut bertujuan memperluas jangkauan global LaLiga di kawasan Timur Tengah dan juga Afrika Utara.
Suara.com - Presiden LaLiga, Javier Tebas, membuka peluang menggelar pertandingan LaLiga di Maroko dalam waktu mendatang.
Hal tersebut disampaikan Tebas saat berbicara kepada kantor berita Maroko, MAP, terkait kemungkinan terwujudnya langkah bersejarah tersebut.
"Kami bisa mempertimbangkan pertandingan di stadion baru di Casablanca, stadion yang sedang disiapkan Maroko untuk Piala Dunia 2030 dengan kapasitas 115.000 penonton. Mengapa tidak?" ujar Tebas.
Ia menjelaskan, besarnya basis penggemar LaLiga di Maroko menjadi salah satu faktor utama yang membuat rencana tersebut realistis untuk diwujudkan. Selain itu, faktor jarak dan logistik juga dinilai tidak menjadi kendala berarti.
"Dengan banyaknya penggemar liga Spanyol di Maroko, saya pikir akan lebih mudah memainkan pertandingan di sana, terutama karena kesulitan logistik terkait perjalanan sangat minim," jelasnya.
Tebas juga menekankan pentingnya ekspansi LaLiga ke kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara sebagai bagian dari strategi pengembangan kompetisi.
Menurutnya, antusiasme terhadap LaLiga di wilayah tersebut sangat tinggi, bahkan membentang dari Irak hingga Maroko.
"Kami melihat gairah luar biasa terhadap LaLiga di seluruh kawasan ini, dari Irak sampai Maroko. Khusus untuk Maroko, ada hubungan historis yang kuat yang juga tercermin dalam dunia sepak bola," tambahnya.
Rencana ini berpotensi menjadi langkah besar bagi LaLiga dalam memperluas jangkauan global sekaligus mendekatkan kompetisi kepada para penggemarnya di luar Spanyol.
Baca Juga: Di Tengah Kontroversi Piala Afrika, Pelatih Maroko Tegaskan Fokus ke Piala Dunia 2026
(Antara)
Berita Terkait
-
Di Tengah Kontroversi Piala Afrika, Pelatih Maroko Tegaskan Fokus ke Piala Dunia 2026
-
Jurgen Klopp: Real Madrid Mau Saya? Telepon Dulu, Kita Bicara Baik-baik
-
Luis Garcia Plaza Jadi Pelatih Baru Sevilla, Misi Selamatkan dari Degradasi
-
Kontroversi Besar Piala Afrika 2025: Aturan Ini yang Dilanggar Senegal hingga Gelar Juara Dicabut
-
Sadio Mane Sindir CAF! Pemain Senegal Ngamuk Setelah Gelar Piala Afrika 2025 Dicabut
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
Terkini
-
Cuma Andalkan Pensiun Rp 900 Ribu, Lansia di Yogyakarta Ini Malah Masuk Desil 10
-
Mengapa Minyak dan Air Tidak Bisa Menyatu secara Alami?
-
Kemarau Panjang Bikin Air Bersih Langka, 640.000 Liter Disalurkan ke 40 Titik
-
Google Ubah Kebijakan Spam SEO untuk Menghindari Denda Antitrust Digital di Eropa
-
5 Moisturizer Gel yang Mudah Meresap, Ringan dan Tidak Lengket di Kulit
-
Perampok Bunuh Sopir Taksi Online di Deli Serdang Ditangkap, Motif Terdesak Beli Sabu
-
Krisis Manufaktur Global Lima Pabrik Volkswagen di Jerman Terancam Berhenti Beroperasi
-
PSSI Beri Lampu Hijau! Persija Resmi Boleh Hadapi Persib di SUGBK 12 September
-
Gubernur Bobby Nasution Siap Jadi Ayah Asuh Guna Percepatan Legalitas Aset Wakaf
-
Brantas Abipraya Dorong Kepemilikan Hunian Lewat Urban Heights dan Program HOPE