- Pelatih Mohamed Ouahbi menegaskan timnas Maroko tetap fokus penuh pada persiapan Piala Dunia 2026 mendatang.
- Maroko berhasil mengalahkan Paraguay dengan skor 2-1 dalam laga uji coba di Lens pada Selasa lalu.
- Status Maroko sebagai juara Piala Afrika 2026 masih dalam proses banding oleh Senegal ke pengadilan olahraga.
Suara.com - Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, menegaskan timnya tetap fokus penuh menghadapi Piala Dunia meski situasi kontroversial masih membayangi final Piala Afrika 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Maroko meraih kemenangan 2-1 atas Paraguay dalam laga uji coba yang digelar di Lens, Selasa.
“Kami fokus pada Piala Dunia. Selama 10 hari terakhir bersama tim, saya tidak melihat adanya gangguan dari hal lain,” ujar Ouahbi, dilansir dari New Straits Times.
Pada pertandingan tersebut, Maroko meraih kemenangan berkat gol dari Bilal El Khannouss dan Neil El Aynaoui, sementara Paraguay sempat memperkecil ketertinggalan lewat Gustavo Caballero.
Hasil ini melanjutkan tren positif Maroko setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan Ekuador dalam laga uji coba di Madrid.
Tim berjuluk Atlas Lions kini tengah mempersiapkan diri untuk tampil di Piala Dunia 2026, di mana mereka tergabung di Grup C bersama Brasil, Haiti, dan Skotlandia.
Ouahbi, yang baru ditunjuk sebagai pelatih pada awal Maret menggantikan Walid Regragui, menegaskan bahwa seluruh fokus tim saat ini hanya tertuju pada persiapan menuju turnamen dunia tersebut.
“Tugas kami, baik pelatih maupun pemain, adalah mempersiapkan diri untuk Piala Dunia. Federasi juga memberikan perlindungan yang baik kepada tim, sehingga kami berada dalam situasi yang tepat,” katanya.
Di tengah persiapan tersebut, kontroversi masih menyelimuti final Piala Afrika 2026.
Baca Juga: Penantian 40 Tahun, Irak Akhirnya Lolos ke Piala Dunia 2026
Maroko sebelumnya kalah 0-1 dari Senegal setelah perpanjangan waktu. Namun, Konfederasi Sepak Bola Afrika kemudian mencabut gelar Senegal karena insiden walk-out pemain mereka saat pertandingan.
Keputusan itu membuat Maroko dinyatakan sebagai juara, meski Senegal telah mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport.
Berita Terkait
-
Penantian 40 Tahun, Irak Akhirnya Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Persib Berpeluang Diguyur Puluhan Miliar dari FIFA, Kenapa?
-
Jadi Momok Timnas Indonesia, Irak Akhirnya Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Tangis Gattuso Pecah saat Timnas Italia Kembali Jadi Pecundang di Kualifikasi Piala Dunia
-
Tak Dipindah, Presiden FIFA Sebut Iran Tetap Berlaga di Amerika Serikat pada Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Jadwal Super League 2025/2026 Usai FIFA Series, Persija dan Persib Tanding di Waktu yang Sama
-
Penantian 40 Tahun, Irak Akhirnya Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Meledak di Timnas! Menit Main Elkan Baggott dalam 3 Hari Kalahkan Semusim di Ipswich Town
-
Persib Berpeluang Diguyur Puluhan Miliar dari FIFA, Kenapa?
-
Bukan Timnas Indonesia, Persib Bandung Punya Wakil di Piala Dunia 2026
-
John Herdman Blak-blakan: Timnas Indonesia Butuh Waktu untuk Jadi Tim Top Asia
-
Jadi Momok Timnas Indonesia, Irak Akhirnya Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Tangis Gattuso Pecah saat Timnas Italia Kembali Jadi Pecundang di Kualifikasi Piala Dunia
-
John Herdman Menanti Kembalinya Marselino dan Miliano Jonathans di Timnas Indonesia
-
Tak Dipindah, Presiden FIFA Sebut Iran Tetap Berlaga di Amerika Serikat pada Piala Dunia 2026