Bola / Bola Dunia
Rabu, 18 Maret 2026 | 14:42 WIB
Timnas Senegal menjuarai Piala Afrika 2025 setelah mengalahkan Maroko 1-0 di Rabat pada Minggu, 18 Januari 2025. (Dok. CAF)
Baca 10 detik
  • CAF mencabut gelar juara Piala Afrika 2025 Senegal dan menetapkan Maroko sebagai pemenang.
  • Keputusan ini timbul karena Senegal melanggar Pasal 82 setelah meninggalkan lapangan saat final di Rabat.
  • Senegal dinyatakan kalah otomatis 0-3, dan CAF juga menjatuhkan sanksi disipliner tambahan pada kedua tim.

Suara.com - Kejuaraan Piala Afrika 2025 berakhir dengan kontroversi besar setelah Senegal resmi dicabut gelarnya dan Maroko dinyatakan sebagai juara oleh Confederation of African Football alias CAF.

Keputusan ini diambil setelah badan banding CAF menyatakan Senegal melanggar aturan dalam laga final yang digelar Januari lalu.

Dalam final yang berlangsung di Rabat, Senegal awalnya menang 1-0 atas Maroko lewat gol di babak tambahan waktu.

Namun pertandingan sempat dihentikan ketika pemain Senegal meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes atas penalti yang diberikan kepada Maroko di menit-menit akhir waktu normal.

CAF menilai tindakan tersebut melanggar regulasi turnamen.

Selebrasi kebahagiaan Timnas Maroko usai memastikan lolos ke Piala Afrika 2025. (Instagram/equipedumaroc)

“Tim yang menolak bermain atau meninggalkan lapangan tanpa izin wasit akan dianggap kalah dan gugur dari kompetisi,” bunyi Pasal 82 regulasi AFCON yang dikutip dalam pernyataan resmi.

Berdasarkan Pasal 84, CAF kemudian memutuskan Senegal kalah otomatis dengan skor 0-3.

“Tim nasional Senegal dinyatakan forfeited pada pertandingan final dan hasil dicatat 3–0 untuk Federasi Sepak Bola Maroko,” tulis keputusan resmi dewan banding CAF.

Final tersebut sempat memanas ketika penalti Maroko yang dieksekusi Brahim Diaz berhasil ditepis kiper Senegal, Edouard Mendy, sebelum laga berlanjut ke babak tambahan waktu.

Baca Juga: Sadio Mane Sindir CAF! Pemain Senegal Ngamuk Setelah Gelar Piala Afrika 2025 Dicabut

Senegal kemudian mencetak gol kemenangan, tetapi hasil itu akhirnya dibatalkan.

Selain perubahan hasil pertandingan, CAF juga menjatuhkan sanksi tambahan terkait insiden di lapangan, termasuk pelanggaran disiplin pemain Maroko dan ulah ball boy yang dianggap mengganggu jalannya pertandingan.

Keputusan ini membuat Maroko resmi dinobatkan sebagai juara Piala Afrika 2025, sementara Senegal kehilangan gelar yang sebelumnya sudah mereka rayakan sebagai trofi kedua dalam sejarah sepak bola nasional mereka.

Kontributor: Adam Ali

Load More