Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 11 April 2026 | 12:00 WIB
Bernardo Tavares saat mempersiapkan sesi latihan Persebaya Suarabaya. (Dok. Persebaya)
Baca 10 detik
  • Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menjagokan Persib Bandung menjuarai Super League 2025/2026 karena kedalaman skuad serta perolehan poin unggul.
  • Persib Bandung memimpin klasemen dengan 61 poin, mengungguli Borneo FC dan Persija Jakarta dalam persaingan gelar juara musim ini.
  • Tavares memprediksi ketiga tim kandidat masih berpotensi kehilangan poin penting dalam delapan pertandingan tersisa di sisa kompetisi.

Suara.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengaku lebih menjagokan Persib Bandung untuk meraih gelar Super League 2025/2026 ketimbang Borneo FC atau Persija Jakarta. Meski demikian, ia menilai ketiga tim masih memiliki peluang menjadi juara.

Persaingan papan atas musim ini memang melibatkan tiga tim utama. Persib memimpin klasemen dengan 61 poin, diikuti Borneo FC dengan 57 poin, dan Persija Jakarta dengan 52 poin.

Melihat komposisi skuad dan posisi klasemen, Tavares menilai Persib memiliki keunggulan dibanding para pesaingnya.

“Saya pikir jika melihat skuad secara jujur, Persib punya lebih banyak keuntungan. Mereka di posisi pertama dan di beberapa posisi tidak hanya punya dua pemain bagus, tetapi tiga atau empat pemain yang bisa bermain di berbagai posisi,” kata Tavares.

“Jadi peluang mereka untuk menjadi juara lebih tinggi, juga karena mereka memiliki lebih banyak poin,” lanjutnya.

Sementara itu, Tavares menilai Borneo FC sebagai kejutan musim ini. Namun, tim berjuluk Pesut Etam itu dinilai harus menjaga konsistensi hingga akhir kompetisi.

"Borneo punya pemain bagus. Kami melihat saat melawan mereka, Persebaya kebobolan lima gol dengan gol-gol luar biasa dari luar kotak penalti,” ujarnya.

“Mereka kuat dalam transisi menyerang. Menurut saya, Borneo adalah kejutan liga musim ini dan melakukan scouting yang sangat baik,” tambahnya.

Meski peluangnya lebih kecil, Tavares menegaskan Persija tidak boleh menyerah dalam perburuan gelar.

Baca Juga: Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama

“Saya pikir Persija tidak bisa menyerah karena mereka juga punya skuad yang bagus dan banyak pilihan pemain,” ucapnya.

Ia juga menyoroti inkonsistensi yang masih dialami Persija, seperti saat menghadapi Bhayangkara FC.

“Sepak bola itu menarik. Tim besar dengan anggaran besar pun bisa kalah. Dalam waktu cepat, hasil bisa berubah karena momen seperti tendangan bebas atau gol dari luar kotak penalti,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tavares menilai ketiga tim kandidat juara masih berpotensi kehilangan poin di sisa musim.

“Masih ada delapan pertandingan atau 24 poin yang bisa diraih. Kita bisa menganalisis jadwal, tapi saya pikir semua tim akan kehilangan poin,” ujarnya.

“Jadi, siapa yang paling sedikit kehilangan poin, itu yang akan jadi juara. Saya percaya Persib, jika tidak ada hal yang terjadi, mereka akan menjadi juara,” pungkasnya.

Load More