Bola / Bola Indonesia
Selasa, 14 April 2026 | 11:10 WIB
Justin Hubner kembali bikin heboh usai laga Fortuna Sittard vs NAC Breda. El Preman beri tekel keras dan sebut polemik paspor sebagai skandal yang libatkan manajemen lawan. [Dok. IG Fortuna Sittard]
Baca 10 detik
  • Justin Hubner melakukan tekel keras yang menyebabkan kaki pemain NAC Breda sobek, namun tetap dinilai bersih oleh wasit pertandingan.
  • Usai laga, Hubner melontarkan kritik pedas kepada manajemen NAC Breda yang dianggap memicu masalah administratif "passportgate" bagi pemain naturalisasi.
  • Justin Hubner secara vokal membela hak para pemain, termasuk Nathan Tjoe-A-On, agar tetap bisa bermain bola tanpa terhambat masalah kewarganegaraan.

Pembelaan Hubner untuk Nasib Rekan Sejawat

Tak berhenti di situ, Hubner bahkan secara gamblang menyebut situasi yang merugikan rekan-rekan seprofesinya tersebut sebagai sebuah skandal besar.

“Pertama-tama, saya merasa ini skandal karena manajemen klub [NAC Breda] yang mengambil tindakan. Apa masalahnya bagi klub itu dengan kewarganegaraan anda? Biarkan kami bermain sepak bola,” tegasnya, dikutip dari ESPN.

Komentar tajam tersebut langsung memicu diskursus hangat di berbagai platform media sosial hingga portal berita olahraga populer di Belanda.

Justin Hubner secara tidak langsung berdiri paling depan untuk membela hak pemain agar tetap bisa berkompetisi tanpa hambatan birokrasi yang dianggap tidak relevan.

Aksi beraninya di luar lapangan ini semakin menegaskan karakternya yang vokal dan tidak kenal takut dalam menyuarakan ketidakadilan.

Latar Belakang Isu Passportgate di Liga Belanda

Sebagai informasi tambahan, isu passportgate ini memang tengah menyeret sejumlah pemain naturalisasi yang berkarier di kompetisi sepak bola Belanda.

Nama-nama seperti Dean James hingga penggawa Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, dikabarkan ikut terdampak oleh polemik administratif yang melibatkan pihak klub.

Baca Juga: Sesaat Lagi Kick Off! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste

Hubner merasa situasi ini sangat tidak adil bagi para pemain yang hanya ingin fokus memberikan kontribusi terbaik mereka di atas lapangan hijau.

Kini, reputasi "El Preman" semakin melekat pada dirinya bukan hanya karena gaya main yang garang, melainkan juga keberaniannya melawan kebijakan yang merugikan atlet.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Load More