Bola / Bola Indonesia
Kamis, 16 April 2026 | 15:05 WIB
Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum pertandingan penyisihan grup A ASEAN U-17 Boys Championship atau AFF U-17 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Senin (13/4/2026). [ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/sgd]
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia U-17 mengandalkan Noah Leo Duvert di bawah mistar, Putu Ekayana di lini belakang, dan Dava Yunna di lini depan untuk menghadapi Malaysia.
  • Skuad Garuda Muda memiliki modal performa impresif setelah menang 4-0 atas Timor Leste, sementara Malaysia harus bangkit usai kekalahan dari Vietnam.
  • Kemenangan atas Malaysia sangat krusial bagi Indonesia untuk memuluskan langkah menuju fase semifinal Piala AFF U-17 2026.

Suara.com - Duel derbi serumpun antara Timnas Indonesia U-17 melawan Timnas Malaysia U-17 di Piala AFF U-17 2026 dipastikan akan berjalan dengan tensi yang sangat tinggi.

Bermain di Stadion Gelora Joko Samudro pada Kamis malam nanti, skuad Garuda Muda membawa bekal kepercayaan diri tinggi usai melumat Timor Leste dengan skor meyakinkan 4-0 di laga perdana.

Kurniawan Dwi Yulianto kini memiliki senjata rahasia di berbagai lini yang siap diturunkan untuk meredam kebangkitan Harimau Malaya dan memastikan tiga poin tetap berada di tangan tuan rumah.

1. Noah Leo Duvert: Tembok Terakhir Garuda Asia

Lini pertahanan Indonesia dipastikan akan sangat bergantung pada kedisiplinan Noah Leo Duvert yang berdiri kokoh di bawah mistar gawang.

Kiper muda berusia 16 tahun ini telah membuktikan kualitasnya dengan catatan clean sheet yang ia bukukan pada pertandingan pembuka grup lalu.

Postur tubuhnya yang jangkung memberikan keuntungan taktis dalam memenangkan duel-duel udara saat bola lambung dikirimkan oleh pemain Malaysia ke kotak penalti.

Selain keunggulan fisik, refleks cepat serta ketenangan dalam membaca arah bola menjadi kunci utama bagi Noah untuk menjaga gawang Indonesia tetap aman.

Konsistensi penampilannya akan menjadi faktor pembeda yang sangat krusial dalam menghadapi tekanan konstan dari barisan penyerang lawan di laga nanti.

Baca Juga: Cetak Brace dan Jadi Kapten, 2 Fakta Debut Putu Ekayana Bersama Timnas Indonesia U-17

2. Putu Ekayana: Bek Tengah dengan Insting Striker

Pesepak bola Timnas Indonesia Putu Ekayana Yoga Pratama berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Timor Leste pada pertandingan penyisihan grup A ASEAN U-17 Boys Championship atau AFF U-17 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Senin (13/4/2026). [ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/sgd]

Salah satu kejutan terbesar di laga pembuka adalah munculnya sosok Putu Ekayana sebagai aktor utama di lini pertahanan sekaligus keran gol tim.

Bek tengah ini mencatatkan sejarah kecil dengan memborong dua gol sekaligus, sebuah torehan yang sangat langka bagi pemain dengan posisi aslinya sebagai pengawal lini belakang.

Kemampuannya dalam memanfaatkan situasi bola mati menjadi senjata mematikan yang tidak disadari oleh tim lawan.

Selain kokoh saat memutus serangan balik, ia juga menjadi momok yang sangat berbahaya setiap kali Indonesia mendapatkan kesempatan sepak pojok maupun tendangan bebas.

Peran ganda Putu Ekayana ini diyakini akan membuat lini pertahanan Malaysia bekerja ekstra keras untuk mengawasi pergerakannya sepanjang pertandingan.

Load More