Pelatih Timnas U-17 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto berdoa saat tim asuhannya melawan Timnas Malaysia pada pertandingan penyisihan grup A ASEAN U-17 Boys Championship atau AFF U-17 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026). [ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/sgd/kye]
Baca 10 detik
- Timnas Indonesia U-17 kalah 0-1 dari Malaysia pada laga Grup A Piala AFF U-17 2026 di Gresik.
- Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menyoroti hilangnya konsentrasi pemain dan kegagalan memaksimalkan peluang menjadi gol selama pertandingan.
- Tim pelatih segera melakukan evaluasi dan mempersiapkan strategi terbaik untuk menghadapi Vietnam pada pertandingan selanjutnya nanti.
“Sepak bola itu apa pun bisa terjadi, kita akan berjuang 90 menit lawan Vietnam,” ujarnya.
Sementara itu, pemain Timnas Indonesia U-17, Chico Jericho Yarangga, menilai kekalahan tersebut menjadi pelajaran berharga bagi tim.
Ia menyebut seluruh pemain telah memberikan usaha terbaik sepanjang pertandingan, meski hasil akhir belum sesuai harapan.
“Kami sudah bekerja keras semuanya, dan ini menjadi evaluasi untuk lawan Vietnam agar lebih baik,” tuturnya menutup.
(Antara)
Komentar
Berita Terkait
-
Pelatih Malaysia Ungkap Rahasia Kalahkan Timnas Indonesia U-17
-
Kapten Timnas Indonesia U-17 Merasa Sangat Kecewa Kalah dari Malaysia
-
Dalih Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 kalah dari Malaysia
-
Gol Tunggal Malaysia Bungkam Indonesia di AFF U-17
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?