- Erick Thohir membidik bulan November 2026 sebagai waktu yang ideal bagi Timnas Indonesia untuk menjajal kekuatan tim elit dunia pasca-Piala Dunia.
- Skuad Garuda menghadapi kalender sangat padat di tahun 2026, mulai dari FIFA Matchday Juni, Piala AFF, hingga turnamen baru FIFA ASEAN Cup.
- PSSI berharap dapat mengulang kesuksesan mendatangkan tim raksasa seperti saat melawan Argentina pada 2023 demi meningkatkan mentalitas bertanding pemain.
Suara.com - Erick Thohir Targetkan Timnas Indonesia Lawan Tim Besar Seperti Argentina pada November 2026
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, membuka peluang besar bagi Timnas Indonesia untuk kembali berhadapan dengan tim elite dunia pada kalender internasional mendatang.
Target besar ini direncanakan bakal terlaksana pada November 2026 mendatang, tepat setelah seluruh rangkaian gelaran Piala Dunia 2026 resmi berakhir.
Langkah PSSI ini bertujuan untuk memberikan pengalaman bertanding level tertinggi bagi skuad Garuda setelah melewati berbagai jadwal kompetisi yang sangat padat sepanjang tahun.
Peluang Hadapi Raksasa Dunia Setelah Piala Dunia
Pemilihan waktu pada bulan November 2026 tersebut dinilai menjadi momentum paling ideal bagi industri sepak bola nasional.
Sebab, pada periode tersebut seluruh negara partisipan telah menyelesaikan perjuangan mereka di panggung utama Piala Dunia.
Erick Thohir meyakini bahwa tim-tim besar dunia akan lebih fleksibel untuk mengatur jadwal uji coba internasional setelah turnamen empat tahunan itu rampung.
"Nah, jadi ini juga yang kita lihat dan tentu November 2026, mudah-mudahan kita bisa ada tim besar yang bermain," ujar Erick Thohir kepada awak media.
Baca Juga: Pascal Struijk Jadi Rebutan 3 Klub Premier League, Makin Susah Dibujuk Bela Timnas Indonesia?
Keinginan ini sekaligus menjadi upaya PSSI untuk terus menaikkan standar permainan dan mentalitas bertanding para pemain Indonesia di kancah global.
Padatnya Agenda Skuad Garuda Sepanjang Tahun 2026
Sebelum mencapai agenda besar di bulan November, Timnas Indonesia sudah harus menghadapi rangkaian jadwal yang sangat menyita energi.
Pada FIFA Matchday Juni 2026, PSSI saat ini tengah menyusun agenda uji coba internasional yang berkualitas.
Rencananya, Timnas Indonesia akan menantang maksimal dua tim, dengan tiga negara yang dikabarkan sudah memberikan respons positif meski identitasnya masih dirahasiakan.
Agenda tersebut bertepatan dengan persiapan negara-negara besar yang akan berlaga di Piala Dunia 2026 di kawasan Amerika Utara.
Berita Terkait
-
PSSI Respons Rumor Play-Off Tambahan Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Jadi Peserta?
-
Dean Zandbergen Menggila di Belanda, Calon Striker Timnas Indonesia Panen Penghargaan
-
Harus Penuhi Syarat Rumit, Timnas Indonesia Diambang Tersingkir dari Piala AFF U-17 2026
-
Naturalisasi Disetop Sementara, Erick Thohir Pilih Timnas Indonesia Tampil Apa Adanya
-
PSSI Stop Naturalisasi, Bagaimana Nasib Luke Vickery?
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah