- Erick Thohir membidik bulan November 2026 sebagai waktu yang ideal bagi Timnas Indonesia untuk menjajal kekuatan tim elit dunia pasca-Piala Dunia.
- Skuad Garuda menghadapi kalender sangat padat di tahun 2026, mulai dari FIFA Matchday Juni, Piala AFF, hingga turnamen baru FIFA ASEAN Cup.
- PSSI berharap dapat mengulang kesuksesan mendatangkan tim raksasa seperti saat melawan Argentina pada 2023 demi meningkatkan mentalitas bertanding pemain.
Setelah itu, perjuangan berlanjut ke ajang Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 mendatang.
Meskipun turnamen antarnegara Asia Tenggara ini bukan bagian dari kalender resmi FIFA, Erick Thohir menegaskan ajang ini tetap menjadi prioritas utama.
Turnamen Anyar FIFA ASEAN Cup 2026
Memasuki periode September hingga Oktober 2026, Skuad Garuda dijadwalkan bakal tampil di turnamen anyar bertajuk FIFA ASEAN Cup 2026.
Hingga saat ini, pihak otoritas masih terus menggodok format serta konsep kompetisi baru yang melibatkan negara-negara di kawasan Asia Tenggara tersebut.
Banyaknya agenda kompetisi inilah yang membuat PSSI harus sangat jeli dalam memilih waktu yang tepat untuk mendatangkan lawan sekelas juara dunia.
Erick Thohir pun teringat kembali pada momen bersejarah ketika Timnas Indonesia menjamu Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Juni 2023 lalu.
"Ya kalau dulu pernah Argentina, ya kita lihat mudah-mudahan November 2026 habis Piala Dunia ada kesempatan lagi lawan tim besar," ucapnya penuh harap.
Laga melawan tim peringkat satu dunia kala itu memberikan pelajaran berharga bagi pertahanan Indonesia meskipun harus menelan kekalahan dengan skor 0-2.
Baca Juga: Pascal Struijk Jadi Rebutan 3 Klub Premier League, Makin Susah Dibujuk Bela Timnas Indonesia?
Latar Belakang: Ambisi PSSI Menaikkan Level Timnas Indonesia
Aktivitas terbaru Timnas Indonesia sendiri terjadi pada ajang FIFA Series yang berlangsung pada bulan Maret 2026 silam.
Dalam ajang tersebut, Indonesia sukses mencatatkan hasil positif dengan melumat Timnas Saint Kitts dan Nevis lewat kemenangan telak 4-0.
Namun, anak asuh pelatih nasional juga harus mengakui keunggulan tim asal Eropa, Bulgaria, dengan skor tipis 0-1 pada laga lainnya.
Rangkaian hasil tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi jajaran kepelatihan untuk mempersiapkan tim menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh di masa depan.
Upaya mendatangkan tim besar dunia pada November 2026 merupakan bagian dari visi jangka panjang PSSI untuk menjadikan Indonesia sebagai kekuatan baru di Asia.
Berita Terkait
-
PSSI Respons Rumor Play-Off Tambahan Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Jadi Peserta?
-
Dean Zandbergen Menggila di Belanda, Calon Striker Timnas Indonesia Panen Penghargaan
-
Harus Penuhi Syarat Rumit, Timnas Indonesia Diambang Tersingkir dari Piala AFF U-17 2026
-
Naturalisasi Disetop Sementara, Erick Thohir Pilih Timnas Indonesia Tampil Apa Adanya
-
PSSI Stop Naturalisasi, Bagaimana Nasib Luke Vickery?
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah