- Jordy Wehrmann menunjukkan dedikasinya untuk membela Timnas Indonesia dengan belajar bahasa Indonesia secara otodidak bersama sang nenek yang lahir di Jakarta.
- Gelandang Madura United ini mengaku sangat siap menerima panggilan tugas negara, namun ia memastikan belum ada komunikasi resmi dari pelatih John Herdman.
- Saat ini, pemain berdarah Belanda-Indonesia tersebut memilih berhati-hati merespons rumor naturalisasi dan fokus menyelamatkan timnya dari ancaman degradasi.
Eks penggawa FC Luzern ini juga mengakui secara jujur bahwa hingga detik ini belum ada komunikasi resmi yang terjalin dengan pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman.
Fokus Selamatkan Madura United
Sembari menunggu keajaiban panggilan dari federasi, fokus utama Jordy saat ini adalah mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menyelamatkan Madura United di sisa kompetisi domestik.
Laskar Sape Kerrab saat ini tengah berjuang mati-matian untuk menjauh dari bayang-bayang zona degradasi agar bisa bertahan di kompetisi kasta tertinggi, BRI Super League.
Kemenangan krusial 2-1 atas Persebaya Surabaya di laga tandang menjadi bukti nyata kontribusi besarnya dalam menjaga stabilitas lini tengah tim kebanggaan Pulau Garam tersebut.
Latar Belakang Karier Eropa Jordy Wehrmann
Sebagai informasi rekam jejak, Jordy Wehrmann memiliki portofolio karier yang cukup mentereng dengan memulai langkah profesionalnya bersama raksasa Belanda, Feyenoord.
Setelah menimba ilmu di sana, ia sempat melanglang buana membela FC Luzern di Liga Swiss sebelum akhirnya memutuskan pulang kampung untuk memperkuat ADO Den Haag.
Sebelum mendarat di Indonesia pada Juli 2024, pesepak bola tangguh ini juga sempat merumput di kasta kompetisi Kroasia bersama klub NK Vukovar 1991.
Baca Juga: Timnas Indonesia Disebut Akan Lawan Kuwait dan Oman, Ini Respons PSSI
Kini, selama hampir dua musim membela panji Madura United, ia telah membuktikan kualitasnya lewat catatan 67 penampilan yang diwarnai dengan torehan empat gol serta tujuh assist.
Berita Terkait
-
Babak-belur di Piala AFF U-17 2026, 3 Nama Ini Bakal Join ke Timnas Indonesia U-17?
-
UPDATE Pemain Keturunan: Ragnar Oratmangoen Terancam Degradasi, Kevin Diks Imbang
-
Borong Gelar Pemain Muda Terbaik, Dony Tri Pamungkas Kian Termotivasi
-
Remuk di Piala AFF U-17, Timnas Indonesia Bakal Ketambahan 3 Pemain Diaspora untuk Piala Asia U-17
-
PR Besar Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Semifinal Piala AFF U-17 2026
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan