- Ragnar Oratmangoen gagal membawa FCV Dender menang setelah kalah telak 1-4 melawan Cercle Brugge di Belgia.
- Kekalahan tersebut memaksa FCV Dender berjuang di final play-off demi menghindari degradasi ke kasta kedua liga.
- Kevin Diks mencatatkan hasil imbang 1-1 bersama Borussia Monchengladbach saat menghadapi FSV Mainz di Liga Jerman.
Suara.com - Dua pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Eropa mengalami nasib berbeda pekan ini.
Ragnar Oratmangoen harus menghadapi ancaman degradasi bersama klubnya.
Sementara Kevin Diks meraih hasil imbang di Liga Jerman.
Ragnar baru saja comeback saat membela FCV Dender.
Ia tampil sebagai pemain pengganti pada menit ke-60 melawan Cercle Brugge.
Namun, Dender harus menelan kekalahan telak dengan skor 1-4 seperti dikutip dari Soccerway.com.
Hasil buruk ini membuat Dender terpuruk di dasar klasemen relegation play-offs.
Situasi tersebut memaksa mereka masuk ke final promotion/relegation play-offs.
Nantinya, Dender akan menghadapi pemenang dari babak play-off kasta kedua.
Baca Juga: Pascal Struijk Jadi Rebutan 3 Klub Premier League, Makin Susah Dibujuk Bela Timnas Indonesia?
Beberapa tim yang bersaing antara lain Patro Eisden, Beerschot, hingga Lommel SK.
Menariknya, Lommel SK juga diperkuat pemain Indonesia lainnya, Joey Pelupessy.
Jika gagal menang di final, Dender dipastikan turun kasta ke Challenger Pro League.
Tekanan besar kini berada di pundak Ragnar dan rekan-rekannya.
Di sisi lain, Kevin Diks tampil cukup solid bersama Borussia Monchengladbach.
Mereka menghadapi FSV Mainz 05 dalam lanjutan Bundesliga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
Terkini
-
PR Besar Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Semifinal Piala AFF U-17 2026
-
Borong Gelar Pemain Muda Terbaik, Dony Tri Pamungkas Kian Termotivasi
-
Remuk di Piala AFF U-17, Timnas Indonesia Bakal Ketambahan 3 Pemain Diaspora untuk Piala Asia U-17
-
Buntut Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga, Langsung Auto Rugi!
-
Alasan Duel PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta Dipindahkan ke Bali
-
Siapa Fadly Alberto? Titisan Boaz Solosa yang Kariernya Terancam karena Tendangan Kungfu
-
Kalahkan Arsenal, Pep Guardiola Justru Pesimistis Manchester City Juara di Akhir Musim?
-
Timnas Indonesia Disebut Akan Lawan Kuwait dan Oman, Ini Respons PSSI
-
Dari Doa Ibu ke Tendangan Kungfu: Perjuangan Fadly Alberto ke Timnas yang Kini di Ujung Tanduk
-
Hadapi Persib Tanpa Penonton, Pelatih Dewa United Kecewa: Layaknya Aktor, Kami Butuh Penonton!