- Marselino Ferdinan kembali berlatih dengan AS Trencin setelah absen selama lima bulan akibat cedera hamstring dan telah menjalani empat sesi latihan dalam sepekan terakhir.
- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara terbuka mengaku merindukan kehadiran Marselino untuk memberikan kreativitas di lini tengah skuad Garuda.
- Meskipun sudah kembali latihan, Marselino belum diturunkan dalam laga terbaru AS Trencin karena tim medis masih memprioritaskan pemulihan fisik secara total.
Kebutuhan akan sosok pengatur ritme serangan sangat terasa ketika Indonesia dipaksa menyerah 0-1 dari Bulgaria pada ajang FIFA Series 2026.
“Saya pikir kami kehilangan sejumlah pemain, saya memikirkan Marselino [Ferdinan], Miliano [Jonathans], kami kehilangan sedikit kreativitas,“ tegas Herdman saat sesi konferensi pers pasca laga tersebut.
Pelatih asal Inggris tersebut merasa lini tengah timnas saat ini masih kesulitan untuk membongkar pertahanan lawan yang bermain sangat terorganisir.
Absennya Marselino semakin terasa berat karena pada saat yang sama, gelandang senior Thom Haye juga berhalangan tampil untuk membela Merah Putih.
Data statistik menunjukkan Marselino merupakan pilar vital bagi Indonesia dengan torehan lima gol dan dua assist dari total 37 pertandingan internasional.
Visi John Herdman untuk Lini Serang Masa Depan
Dua gol sensasionalnya ke gawang Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi bukti betapa besarnya pengaruh sang pemain dalam momen-momen krusial.
Herdman kini tengah meracik strategi untuk meningkatkan agresivitas tim di sepertiga akhir lapangan dengan menantikan kembalinya para pemain berbakat.
Selain Marselino, nama Miliano Jonathans yang tengah memulihkan cedera ligamen juga masuk dalam daftar pemain yang sangat dinantikan kehadirannya.
Baca Juga: 3 Pemain Timnas Indonesia Selangkah Lagi Menuju Promosi ke Liga Papan Atas Bareng Klubnya
Staf kepelatihan timnas meyakini bahwa kehadiran sosok kreatif akan memberikan dimensi baru bagi penyerang seperti Ole Romeny dan Mauro Zijlstra.
Meskipun sebelumnya Herdman sudah mencoba kombinasi Beckham Putra hingga Eliano Reijnders, namun peran pengatur serangan murni tetap menjadi prioritas utama.
Kini publik sepak bola tanah air hanya tinggal menanti kapan Marselino Ferdinan benar-benar fit 100 persen untuk kembali memimpin orkestra serangan Garuda.
Berita Terkait
-
Bek Incaran PSG Tolak Permintaan Ortu Bela Timnas Indonesia
-
Hapus Kekerasan di Sepak Bola, I.League Dukung PSSI Hukum Berat Fadly Alberto
-
Setelah 5 Bulan Menghilang, Marselino Ferdinan Akhirnya Muncul Ikut Latihan di AS Trencin
-
Bos Bhayangkara FC Bongkar Pemicu Fadly Alberto Nekat Lakukan Tendangan Kungfu
-
Dari Bertahan hingga Serangan, Ini Evaluasi Timnas Indonesia U-17 Usai Gagal di Piala AFF
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan