- Pelatih Mauricio Souza mendukung pemanggilan penyerang Persija, Eksel Runtukahu, ke pemusatan latihan Timnas Indonesia pada April 2026.
- Souza fokus mengembangkan kemampuan Eksel agar tidak sekadar menjadi predator gol, tetapi juga mampu berkontribusi dalam kerja sama tim.
- Empat pemain Persija dipanggil ke Timnas untuk persiapan menghadapi FIFA Matchday dan ASEAN Championship guna meningkatkan kualitas internasional.
Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyambut positif pemanggilan Eksel Runtukahu ke Timnas Indonesia. Namun, ia memiliki misi lebih besar, yakni membentuk sang penyerang menjadi striker komplet.
Pelatih asal Brasil itu ingin mengembangkan Eksel bukan hanya sebagai predator kotak penalti, tetapi juga pemain yang mampu berkontribusi dalam permainan kolektif.
Kepercayaan tim pelatih Timnas Indonesia dinilai sebagai bukti kualitas Eksel. Meski demikian, Souza menilai masih ada aspek yang harus ditingkatkan, terutama dalam kerja sama tim di level klub.
Fokus Tingkatkan Kerja Sama Tim
Pemanggilan empat pemain Persija—Eksel Runtukahu, Shayne Pattynama, Witan Sulaeman, dan Fajar Fathurrahman—ke pemusatan latihan Timnas Indonesia menjadi hasil dari peningkatan performa tim dalam beberapa laga terakhir.
Souza menegaskan kesempatan membela negara merupakan impian setiap pesepak bola profesional.
"Pertama, saya sangat bahagia untuk para pemain yang mendapatkan kesempatan itu," ujar Souza kepada awak media di Jakarta, Senin (27/4/2026).
Dari empat nama tersebut, perhatian khusus diberikan kepada Eksel. Ia menilai penyerang tersebut memiliki kekuatan fisik, agresivitas, dan naluri mencetak gol yang baik.
"Eksel adalah pemain yang sangat saya sukai. Dia melakukan tepat apa yang saya minta," kata Souza.
Baca Juga: Dikepung Lawan Berat, Milomir Seslija Ogah Grusa-grusu Bawa Persis Solo Hindari Degradasi
Meski begitu, ia menekankan pentingnya peningkatan peran dalam permainan tim.
"Kami sedang bekerja dengannya agar dia meningkatkan kerja sama tim, karena dia adalah pemain tipe penyelesaian akhir," ujarnya.
Perkembangan Positif dan Target Timnas
Upaya menjadikan Eksel sebagai striker komplet didasari perkembangan pesat yang ditunjukkannya musim ini. Ia berhasil merebut tempat utama di lini depan Persija dan menjadi ancaman bagi pertahanan lawan.
Kemampuan berkolaborasi dengan rekan setim kini menjadi fokus dalam setiap sesi latihan.
Pengembangan tersebut diharapkan tidak hanya menguntungkan Persija, tetapi juga meningkatkan ketajaman lini serang Timnas Indonesia.
Pemusatan latihan ini merupakan bagian dari persiapan Timnas Indonesia menghadapi FIFA Matchday Juni 2026 dan ASEAN Championship 2026.
Souza berharap para pemainnya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan pengalaman dan kualitas permainan di level internasional. Konsistensi performa dinilai menjadi kunci untuk mempertahankan posisi di skuad nasional.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Mauricio Souza Bangga 4 Pemain Persija Dipanggil Timnas Indonesia, Soroti Eksel Runtukahu
-
GBK Sepi saat Persija Hajar Persis, Mauricio Souza Soroti The Jakmania
-
Marcos Santos Racik Taktik Baru, Arema FC Pede Hadapi Persebaya
-
Persis Solo Kena Bantai di GBK, Milomir Seslija Akui Kehebatan Persija
-
Persebaya Surabaya Godok Taktik Kalahkan Arema FC di Tengah Kelelahan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim