- Pelatih Milomir Seslija tetap tenang menghadapi sisa laga berat Persis Solo di musim BRI Super League 2025/2026.
- Persis Solo dikalahkan Persija Jakarta 0-4 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin, 27 April 2026
- Persis Solo perlu meraih poin maksimal melawan tim papan atas agar tetap bertahan dari ancaman degradasi musim ini.
Suara.com - Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, memilih tetap tenang meski timnya dihadapkan pada rangkaian laga berat di sisa musim BRI Super League 2025/2026.
Seslija menegaskan tekanan bukan hal yang perlu dibesar-besarkan dalam situasi seperti ini.
Setelah laga melawan Persija yang berakhir dengan kekalahan telak 0-4, Persis masih harus menghadapi deretan tim kuat lainnya, mulai dari Malut United, Persebaya Surabaya, Dewa United, hingga Persita Tangerang di pekan terakhir.
Seluruh lawan tersebut saat ini menghuni papan atas klasemen, sehingga menghadirkan tantangan besar bagi Persis.
Situasi ini semakin krusial karena Persis masih berjuang menjauh dari zona degradasi. Mereka kini berada di peringkat ke-15 dengan 27 poin dari 29 pertandingan, hanya terpaut satu angka dari Madura United yang berada di zona merah.
Meski demikian, Seslija menegaskan dirinya tidak merasa tertekan menghadapi kondisi tersebut. Baginya, tekanan adalah bagian tak terpisahkan dari dunia sepak bola profesional.
“Bagi saya, tekanan semacam ini adalah hal yang normal. Jika tanpa tekanan, hidup terasa sangat mudah. Namun, saya sebetulnya juga masih belum memahami tekanan apa yang dimaksud,” kata dia.
Ia pun meminta para pemainnya untuk tetap fokus dan tidak terbebani situasi. Menurutnya, peluang Persis untuk bertahan di kasta tertinggi masih terbuka lebar.
“Sebab, peluang kami untuk lolos degradasi masih terbuka. Kami bisa bekerja dengan baik tanpa ada yang harus dikhawatirkan, dan melanjutkan hari-hari seperti biasa. Namun, tetap saja kami punya tantangan yang besar,” ujar dia.
Baca Juga: Bojan Hodak Pastikan Persib Ogah Kehilangan Poin Lagi Saat Jumpa Bhayangkara FC
Pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu juga menekankan pentingnya perkembangan tim di tengah tekanan yang ada. Ia ingin anak asuhnya terus belajar dan meningkatkan kualitas permainan saat menghadapi tim-tim kuat.
“Ini menjadi tantangan jika kita melihat apa saja yang bisa kami lakukan, dan aspek apa saja yang bisa ditingkatkan pada laga berikutnya. Sebab, karena akan menghadapi tim yang sangat berkualitas, hal yang terbaik yang bisa dilakukan adalah tetap improve,” ujar dia.
“Kami harus bisa belajar dari laga-laga ini, agar bisa tampil lebih baik pada laga berikutnya. Tekanan ini adalah hal yang normal. Hidup saja juga penuh tekanan. Bagi saya, tekanan yang sesungguhnya ialah ketika tidak punya pekerjaan,” imbuhnya.
Dari lima pertandingan tersisa, Persis wajib memaksimalkan peluang, terutama saat bermain di kandang menghadapi Persebaya dan Dewa United.
Dua laga tersebut menjadi kesempatan emas untuk mengamankan poin penuh demi menjaga asa bertahan di kompetisi musim depan.
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Ogah Kehilangan Poin Lagi Saat Jumpa Bhayangkara FC
-
1.200 Personel Amankan Persija vs Persis di GBK Malam Ini: Suporter Dilarang Bawa Flare
-
Mandul di Depan Gawang, Mauricio Souza Bongkar Masalah Utama Persija
-
Link Live Streaming Bali United vs PSM Makassar, Momentum Juku Eja Lepas dari Papan Bawah?
-
Persija Jakarta Asah Ketajaman Lini Depan Demi Amankan Poin Penuh atas Persis Solo
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian