- Persija Jakarta menempati peringkat ketiga klasemen sementara Liga 2025/2026 dengan perolehan 62 poin hingga akhir April 2026.
- Tim Macan Kemayoran masih memiliki sisa empat pertandingan untuk mengejar ketertinggalan empat poin dari Persib dan Borneo FC.
- Para pemain Persija tetap optimistis memburu kemenangan di sisa laga meskipun peluang juara secara matematis dinilai cukup berat.
Suara.com - Peluang Persija Jakarta meraih gelar Super League 2025/2026 semakin menantang. Namun, optimisme skuad Macan Kemayoran belum padam untuk terus menekan dua pesaing utama, Persib Bandung dan Borneo FC.
Saat ini, Persija menempati posisi ketiga klasemen dengan koleksi 62 poin, terpaut empat angka dari Persib dan Borneo FC yang masih memiliki satu pertandingan lebih banyak.
Situasi tersebut membuat peluang juara menjadi semakin berat, terutama jika kedua pesaing mampu meraih hasil maksimal pada laga terdekat.
Borneo FC dijadwalkan menghadapi Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Rabu (29/4/2026). Sementara itu, Persib akan menjalani laga tandang melawan Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Kamis (30/4/2026).
Di sisi lain, Persija masih memiliki empat pertandingan tersisa. Tim asuhan Mauricio Souza akan menjalani dua laga kandang melawan Persib Bandung dan Semen Padang, serta dua laga tandang menghadapi Persijap Jepara dan Persik Kediri.
Secara matematis, peluang Persija untuk menjadi juara memang tipis. Selisih poin bahkan berpotensi melebar menjadi tujuh angka jika Persib dan Borneo FC sama-sama meraih kemenangan pada pekan ini.
Dony Tri Pamungkas Tetap Optimistis hingga Akhir Musim
Meski peluang juara semakin kecil, para pemain Persija menegaskan tidak akan menyerah sebelum kompetisi berakhir.
Optimisme tersebut salah satunya disampaikan oleh Dony Tri Pamungkas. Bek Timnas Indonesia itu menegaskan timnya tetap memburu kemenangan di sisa pertandingan.
Baca Juga: Kunci Keberhasilan Persija Jakarta Bantai Persis, Dony Tri Pamungkas Jadi Pemain Terbaik
"Pasti kami selalu optimistis di sisa empat pertandingan. Kami fokus dari pertandingan ke pertandingan untuk meraih kemenangan," kata Dony kepada awak media.
Dony juga mengakui bahwa suasana di ruang ganti sempat terpengaruh ketika tim meraih hasil kurang maksimal dalam beberapa laga sebelumnya.
Ketidakkonsistenan performa bahkan sempat memicu kritik dari suporter. Sejumlah kendala, seperti akumulasi kartu dan efektivitas penyelesaian akhir, menjadi evaluasi bagi tim.
Namun, dalam beberapa pertandingan terakhir, Persija mulai kembali meraih hasil positif dan suasana tim dinilai semakin kondusif.
"Suasana di ruang ganti sekarang lebih baik. Kami harus fokus pada pertandingan selanjutnya," ujar pemain berusia 21 tahun tersebut.
Berita Terkait
-
Performa Apik David Da Silva di BRI Super League Musim Ini, Patut Dinaturalisasi?
-
Dony Tri Pamungkas Ogah Ikuti Jejak Egy dan Witan Langsung Abroad ke Eropa
-
Dony Tri Pamungkas Akhirnya Buka Suara Isu Dilirik Klub Raksasa Polandia
-
Persebaya Surabaya Ngamuk, Hajar Arema FC 4 Gol Tanpa Balas
-
Persis Solo Belum Menyerah untuk Terhindar dari Degradasi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123