Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB
Foto udara warga menikmati suasana di area aliran Sungai Jeneberang yang mengering di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (13/9/2026). [ANTARA FOTO/Arnas Padda/hma]
Warga berfoto di area aliran Sungai Jeneberang yang mengering di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (13/9/2026). [ANTARA FOTO/Arnas Padda/hma]
Foto udara warga menikmati suasana di area aliran Sungai Jeneberang yang mengering di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (13/9/2026). [ANTARA FOTO/Arnas Padda/hma]

Suara.com - Foto udara warga menikmati suasana di area aliran Sungai Jeneberang yang mengering di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (13/9/2026). Area dasar sungai yang mengering akibat penurunan debit air dimanfaatkan warga sebagai destinasi wisata dadakan.

Penurunan debit air terjadi di tengah musim kemarau yang diperkuat fenomena El Nino. Kondisi tersebut membuat dasar Sungai Jeneberang yang biasanya dialiri air terlihat luas, dengan lekukan bebatuan akibat erosi menjadi daya tarik bagi warga.

Warga memanfaatkan area dasar sungai yang mengering untuk bersantai dan menikmati pemandangan. Fenomena serupa sebelumnya juga terjadi saat debit Sungai Jeneberang menyusut pada musim kemarau, sehingga sejumlah warga memanfaatkan bagian sungai sebagai akses alternatif.

Sungai Jeneberang memiliki panjang sekitar 75 kilometer dan mengalir dari kawasan Gunung Bawakaraeng menuju Selat Makassar. Alirannya melintasi wilayah Gowa hingga Takalar sebelum bermuara ke kawasan pesisir Makassar.
[ANTARA FOTO/Arnas Padda/hma]

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com