- Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea meminta pemerintah mengevaluasi pelaksanaan Program Koperasi Desa Merah Putih di Papua.
- Kunjungan kerja reses di Mimika, Papua Tengah, menunjukkan program tersebut terkendala oleh kondisi geografis serta layanan yang tidak sesuai kebutuhan warga.
- Evaluasi diperlukan agar anggaran negara tidak mubazir.
Suara.com - Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea meminta pemerintah segera mengevaluasi pelaksanaan Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Papua. Menurutnya, program tersebut berisiko tidak efektif jika dipaksakan tanpa menyesuaikan kondisi geografis, ekonomi, dan kebutuhan masyarakat setempat.
Permintaan tersebut disampaikan Marinus usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi XIII DPR RI di Mimika, Papua Tengah. Dalam kunjungan itu, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua memaparkan berbagai kendala pelaksanaan KDMP di lapangan.
Marinus menilai sejumlah layanan yang dirancang dalam program tersebut belum sepenuhnya relevan dengan kebutuhan masyarakat Papua.
Salah satu contohnya, distribusi LPG 3 kilogram yang dinilai sulit diterapkan di banyak kampung pedalaman karena keterbatasan akses dan rendahnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan tersebut.
“Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih harus benar-benar memberi manfaat, bukan sekadar hadir sebagai program nasional,” ujar Marinus kepada wartawan, Jumat (31/7/2026).
Politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu juga menegaskan pembangunan koperasi tidak boleh hanya berfokus pada penyediaan fasilitas fisik.
Menurutnya, pemerintah harus memastikan masyarakat memiliki kemampuan dan akses untuk memanfaatkan seluruh layanan yang tersedia.
Ia mengingatkan, koperasi yang telah dibangun tidak akan memberi dampak apabila masyarakat tidak memiliki daya beli atau tidak membutuhkan layanan yang disediakan.
Karena itu, Marinus mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas program KDMP di Papua sebelum implementasinya diperluas.
Baca Juga: Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment
Evaluasi tersebut dinilai penting agar anggaran negara digunakan secara lebih efisien dan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menilai pendekatan serupa perlu diterapkan di wilayah terpencil lain yang memiliki karakteristik geografis dan ekonomi serupa dengan Papua.
“Jangan sampai pembangunan menjadi mubazir karena tidak sesuai dengan kondisi lapangan. Anggaran negara harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
4 Moisturizer untuk Mencerahkan Wajah dari Brand Lokal dengan Review Pembeli
-
MK Larang Anggaran Pendidikan untuk Makan Gratis, Rieke Diah Pitaloka: Itu Koreksi Konstitusional
-
Cara Menonton Timnas Indonesia vs Timor Leste Sore Nanti, Ada Live di YouTube Gratis!
-
Persik Kediri Datangkan Lima Pemain Baru, Ada Jebolan Timnas Indonesia U-23
-
Capratar Akpol Tewas Diduga Bunuh Diri Lompat dari Werving Hoegeng
-
Mobil Listrik BYD Seal Terbakar di Jalan Tol Cikampek
-
Putusan MK Bongkar Pengaburan Dana Pendidikan untuk Program MBG
-
5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
-
JMS 2026 Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif dan Transformasi Beyond Media di Jawa Timur
-
Lowongan Kerja BRI Area Jawa Tengah Resmi Dibuka, Catat Jadwal dan Lokasinya