Cristiano Ronaldo mengkritik budaya mengeluh di Liga Arab Saudi usai laga Al Nassr vs Al Ahli. Pesannya jadi cermin bagi sepak bola Asia, termasuk Indonesia. [X @alnassr]
Baca 10 detik
- Cristiano Ronaldo mengkritik budaya mengeluh dan protes berlebihan kepada wasit di Saudi Pro League pasca laga Al Nassr.
- Menurut Ronaldo, peningkatan kualitas kompetisi sepak bola di Asia memerlukan profesionalisme serta mentalitas yang jauh lebih dewasa.
- Kemajuan liga profesional tidak cukup hanya mengandalkan investasi finansial, melainkan harus disertai kedisiplinan dan rasa saling menghormati.
Investasi Saja Tidak Cukup
Saudi Pro League saat ini tengah melakukan investasi besar dengan mendatangkan banyak pemain bintang dunia. Kehadiran Ronaldo bukan hanya meningkatkan kualitas teknis, tetapi juga membawa standar profesionalisme yang lebih tinggi.
Pesan Ronaldo menegaskan bahwa kemajuan sebuah liga tidak hanya ditentukan oleh uang, melainkan juga oleh disiplin, rasa hormat, dan kedewasaan seluruh pelaku sepak bola.
Jika sepak bola Asia ingin bersaing di level dunia, perubahan mentalitas menjadi syarat mutlak.
Komentar
Berita Terkait
-
Cristiano Ronaldo Tembus 970 Gol Sepanjang Karier, Al Nassr Makin Dekat Gelar
-
85 Gol dalam 100 Laga: Kylian Mbappe Lebih Tajam dari Benzema, Nyaris Samai Ronaldo
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Rahasia Pola Makan Cristiano Ronaldo, Disiplin Tanpa Gula dan Susu
-
Cristiano Ronaldo Berpeluang Main Bareng Anaknya di Al Nassr, Duet Impian Segera Terwujud?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga