- Timnas Uzbekistan memulai pemusatan latihan fisik di Tashkent pada 5 hingga 26 Mei sebagai persiapan awal debut Piala Dunia.
- Skuad Uzbekistan akan menjalani serangkaian laga uji coba di Kanada dan Amerika Serikat untuk adaptasi sebelum kompetisi dimulai.
- Persiapan terakhir akan berlangsung di Atlanta hingga tim menghadapi Kolombia pada laga perdana fase grup tanggal 18 Juni mendatang.
Suara.com - Timnas Uzbekistan resmi mengumumkan rencana persiapan akhir jelang tampil di Piala Dunia 2026, turnamen yang akan menjadi debut bersejarah mereka di panggung sepak bola terbesar dunia.
Federasi Sepak Bola Uzbekistan melalui wakil presiden pertamanya, Ravshan Ermatov, membeberkan bahwa persiapan akan dibagi dalam tiga tahap utama.
Dilansir dari Aniq.uz, skuad Uzbekistan akan menjalani pemusatan latihan di Tashkent mulai 5 hingga 26 Mei.
Pada fase ini, fokus utama tim adalah memulihkan kondisi fisik pemain sekaligus menggelar tiga laga uji coba melawan klub-klub Superliga domestik.
Setelah fase awal rampung, Uzbekistan akan bertolak ke New York pada 26 Mei untuk memulai adaptasi di Amerika Utara.
Tim kemudian melanjutkan perjalanan ke Edmonton, Kanada, untuk menjalani laga persahabatan kontra eks anak asuh John Herdman, Timnas Kanada pada 1 Juni.
Usai pertandingan tersebut, Uzbekistan kembali ke New York untuk melanjutkan latihan selama sepekan.
Pada 8 atau 9 Juni, Uzbekistan dijadwalkan melakoni satu laga uji coba terakhir melawan tim asal Eropa.
Pada 10 Juni, skuad Uzbekistan akan pindah ke Atlanta, Amerika Serikat, yang ditetapkan sebagai markas utama mereka selama Piala Dunia 2026.
Baca Juga: 60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?
Di kota tersebut, Uzbekistan akan mematangkan persiapan terakhir sebelum menghadapi Kolombia pada laga perdana fase grup, 18 Juni mendatang.
Berita Terkait
-
60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?
-
Timnas Kongo Datang Lagi ke Piala Dunia Membawa Memori Kelam di Edisi 1974
-
Cerita Rekan Maarten Paes Ogah Bela Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Tanah Air
-
Kans Bocah 16 Tahun Masuk Skuat Inggris di Piala Dunia 2026, Bakal Pecahkan Rekor Michael Owen
-
Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan