- Tim nasional Republik Demokratik Kongo kembali tampil di Piala Dunia setelah absen selama 52 tahun sejak 1974.
- Bek Zaire, Joseph Mwepu Ilunga, sengaja membuang bola saat melawan Brasil demi menghindari ultimatum kekalahan empat gol.
- DR Kongo kini berkomitmen memulai era baru sepak bola mereka dengan tampil di Piala Dunia edisi 2026.
Suara.com - Tim nasional Republik Demokratik Kongo akhirnya kembali tampil di Piala Dunia setelah penantian panjang 52 tahun, mengakhiri absennya mereka sejak edisi 1974.
Kembalinya DR Kongo ke panggung terbesar sepak bola dunia sekaligus membangkitkan memori salah satu momen paling ikonik dan kontroversial dalam sejarah turnamen.
Terakhir kali tampil di Piala Dunia, negara tersebut masih bernama Zaire.
Dalam laga fase grup Piala Dunia 1974 melawan Brasil, bek Zaire, Joseph Mwepu Ilunga, menciptakan aksi kontroversial.
Saat Brasil hendak mengambil tendangan bebas pada menit ke-78, Ilunga tiba-tiba berlari keluar dari pagar hidup dan menendang bola menjauh sebelum eksekusi dilakukan.
Aksi itu langsung membuatnya diganjar kartu kuning karena dianggap membuang waktu.
Belakangan, Ilunga menjelaskan bahwa tindakannya dilakukan dengan sadar dan penuh perhitungan.
Dilansir dari The Guardian, ia mengaku sengaja membuang waktu karena skuad Zaire mendapat tekanan besar dari Presiden saat itu, Mobutu Sese Seko.
Para pemain disebut diperingatkan agar tidak pulang ke negara mereka jika kalah dengan selisih empat gol atau lebih dari Brasil.
Baca Juga: Cerita Rekan Maarten Paes Ogah Bela Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Tanah Air
Saat itu Brasil unggul 2-0 ketika tendangan bebas diberikan. Setelah insiden tersebut, Brasil hanya mampu menambah satu gol lagi hingga laga berakhir 3-0.
Hasil itu membuat Zaire terhindar dari kekalahan empat gol atau lebih, sesuai ultimatum sang presiden.
Kini, lebih dari setengah abad kemudian, DR Kongo kembali ke Piala Dunia dengan identitas baru dan ambisi baru.
The Leopards berharap keikutsertaan di edisi 2026 bukan sekadar nostalgia sejarah, melainkan awal dari era baru bagi sepak bola Kongo di pentas dunia.
Berita Terkait
-
Cerita Rekan Maarten Paes Ogah Bela Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Tanah Air
-
Kans Bocah 16 Tahun Masuk Skuat Inggris di Piala Dunia 2026, Bakal Pecahkan Rekor Michael Owen
-
Tarif Kereta AS untuk Piala Dunia 2026 Melejit, Picu Protes Keras Suporter Global
-
Profil Timnas Afrika Selatan: Comeback Usai 16 Tahun, Bafana Bafana Siap Guncang Panggung Global
-
Piala Dunia 2026 Terapkan Protokol Cuaca Ekstrem, Laga Dihentikan Jika Ada Petir
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Cerita Rekan Maarten Paes Ogah Bela Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Tanah Air
-
Kans Bocah 16 Tahun Masuk Skuat Inggris di Piala Dunia 2026, Bakal Pecahkan Rekor Michael Owen
-
Profil Timnas Afrika Selatan: Comeback Usai 16 Tahun, Bafana Bafana Siap Guncang Panggung Global
-
Piala Dunia 2026 Terapkan Protokol Cuaca Ekstrem, Laga Dihentikan Jika Ada Petir
-
Cesc Fabregas Puji Sosok Asal Indonesia di Tengah Isu Latih Chelsea
-
Mauricio Pochettino Sesumbar ke Trump: AS Akan Juara Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026 Tak Aman? Pakar Keamanan Ungkap Ancaman Nyata di AS dan Meksiko
-
AS Dituding Peras Suporter! Ongkos Transport Piala Dunia 2026 Naik 1170 Persen
-
Profil Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Kanada - Dua Kota Ikonik dan Ambisi di Panggung Dunia
-
Persib Menjauh, Mental Juara Borneo FC Diuji Saat Jamu Persita