- Sebuah simulasi matematika asal Inggris memprediksi Timnas Belanda akan menjuarai Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya dalam sejarah.
- Metode simulasi mempertimbangkan faktor cuaca, statistik pemain, serta stabilitas mental tim untuk menentukan pemenang sepanjang jalannya turnamen.
- Hasil analisis memproyeksikan Portugal sebagai finalis, sementara juara bertahan Argentina akan gugur di babak perempat final turnamen.
Suara.com - Sebuah simulasi dengan menggunakan metode ilmu matematika yang dirilis di Inggris mengeluarkan analisis soal siapa juara Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, simulasi ini tepat memprediksi juara Piala Dunia 2014, 2018, dan 2022.
Dilansir dari Los Andes, simulasi ini tidak hanya mengandalkan peringkat FIFA atau kualitas individu pemain, tetapi juga memasukkan variabel kompleks seperti kondisi cuaca, keunggulan emosional tim, hingga statistik detail setiap pemain.
Pendekatan ini disebut mampu memetakan jalannya turnamen secara lebih menyeluruh.
Lantas negara mana yang diprediksi akan jadi juara Piala Dunia 2026 merujuk pada simulasi tersebut?
Dalam prediksi tersebut, Timnas Belanda diproyeksikan menjadi juara dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Di perhitungan dengan metode matematika tersebut, tim Orange disebut memiliki kekuatan defensif dan mental yang paling stabil sepanjang turnamen.
Perjalanan Belanda menuju final diperkirakan akan melewati lawan berat, termasuk menyingkirkan Prancis di babak perempat final.
Lalu di partai semifinal akan mengalahkan Spanyol lewat drama adu penalti.
Baca Juga: Lionel Messi Bidik 3 Rekor Kelas Dewa di Piala Dunia 2026, Ronaldo Makin Ketinggalan
Di partai puncak, Belanda diprediksi akan bertemu Portugal yang dalam skenario model itu berhasil mengalahkan Timnas Inggris di semifinal.
Sementara itu, hasil mengejutkan juga datang dari juara bertahan Tim Nasional Argentina.
Tim asuhan Lionel Scaloni diprediksi gagal mempertahankan gelar dan tersingkir di babak perempat final setelah dikalahkan Portugal.
Model tersebut bahkan memproyeksikan Cristiano Ronaldo akan memainkan peran penting dalam perjalanan terakhirnya di Piala Dunia, dengan membawa Portugal melangkah jauh sebelum akhirnya terhenti di final.
Salah satu kejutan terbesar lainnya adalah performa Timnas Jepang Jepang yang disebut sebagai tim kejutan turnamen.
Jepang diprediksi mampu menyingkirkan raksasa Tim Nasional Brasil di babak 16 besar.
Hasil analisis ini sekaligus bertolak belakang dengan prediksi sejumlah bursa taruhan yang masih menempatkan Prancis dan Spanyol sebagai favorit juara.
Namun, model matematika tersebut menegaskan bahwa Piala Dunia 2026 berpotensi menghadirkan juara baru dan kejutan besar di panggung sepak bola dunia.
Berita Terkait
-
Lionel Messi Bidik 3 Rekor Kelas Dewa di Piala Dunia 2026, Ronaldo Makin Ketinggalan
-
Fakta Menarik Jelang Piala Dunia 2026: Brasil Paling Sering Tampil, Meksiko Si Rajin Tanpa Gelar
-
Argentina Kuasai Piala Dunia 2026 dari Pinggir Lapangan, Kirim 6 Pelatih Sekaligus
-
Ditolak Masuk Kanada, Iran Ancam Boikot Piala Dunia 2026 Jika FIFA Tak Beri Garansi Keamanan
-
Targetkan 8 Besar Asia, Mathew Baker Optimis Bawa Garuda Muda ke Piala Dunia U-17
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan