- Paris Saint-Germain memastikan tiket final Liga Champions 2026 setelah unggul agregat 6-5 atas Bayern Munich pada Rabu lalu.
- Hasil imbang 1-1 pada leg kedua di markas Bayern membuat PSG berhak melaju ke partai puncak turnamen.
- PSG dijadwalkan menghadapi Arsenal di final setelah wakil Inggris tersebut berhasil menyingkirkan Atletico Madrid dari kompetisi ini.
Suara.com - Bek Bayern Munich, Jonathan Tah, mengakui Paris Saint-Germain pantas melaju ke final Liga Champions UEFA 2025/2026 setelah hasil imbang 1-1 pada leg kedua semifinal, Rabu (6/5/2026).
PSG memastikan tiket ke final usai unggul agregat 6-5 atas Bayern Munich. Dalam laga tersebut, Ousmane Dembele membuka keunggulan cepat untuk PSG pada menit ke-4 sebelum Harry Kane mencetak gol balasan di masa injury time.
Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Bayern dari kekalahan agregat.
PSG kini akan menghadapi Arsenal di partai final setelah wakil Inggris itu menyingkirkan Atletico Madrid.
Berbicara kepada wartawan seusai pertandingan, Tah menilai PSG memang tampil lebih baik dalam dua leg semifinal.
“Mereka layak pergi ke final. Kedua pertandingan berjalan ketat. Itu adalah pertandingan yang berbeda, jadi tidak bisa dibandingkan,” kata Tah dilansir dari Tribal Football.
“Mereka menang dua kali jadi Anda harus memberikan penghargaan kepada mereka. Mereka mencetak gol pertama dengan sangat cepat. Mereka juga bertahan dengan sangat baik selama banyak menit. Kami tidak memberikan cukup tekanan kepada lini belakang mereka," lanjutnya.
Tah mengaku kecewa dengan hasil yang didapat Bayern, tetapi tetap bangga dengan perjuangan timnya sepanjang pertandingan.
“Saat ini rasanya sangat mengecewakan. Untuk menjadi sukses, Anda harus bisa menghadapi momen-momen sulit. Anda tidak selalu bisa menjadi tim pemenang. Kami bisa bangga dengan cara kami menghadapi situasi ini dan memberikan segalanya," ujar Tah.
Baca Juga: Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
“Itu akan menjadi pertandingan final yang bagus, tetapi saya tidak fokus pada pertandingan itu," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah
-
Jumpa Arsenal di Final, Luis Enrique Kenang Pernah Satu Tim dengan Mikel Arteta
-
Alisson Becker Semakin Dekat Gabung Juventus
-
Jadwal Final Liga Champions 2025/2026: PSG vs Arsenal di Budapest
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan