- Brighton & Hove Albion resmi memperpanjang kontrak pelatih Fabian Huerzeler hingga Juni 2029 demi menjaga keberlangsungan proyek jangka panjang klub.
- Huerzeler berhasil membawa performa konsisten bagi Brighton sehingga klub saat ini bersaing ketat meraih tiket kompetisi Eropa musim depan.
- Pelatih termuda Premier League asal Jerman ini memutuskan bertahan di Brighton meski sempat dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa.
Suara.com - Brighton & Hove Albion resmi memperpanjang kontrak pelatih kepala Fabian Huerzeler hingga Juni 2029.
Keputusan tersebut diambil untuk melanjutkan proyek jangka panjang klub bersama pelatih muda asal Jerman yang belakangan diminati sejumlah klub besar Eropa.
“Sejak ditunjuk, Fabian terus melanjutkan perkembangan yang telah dibangun klub dalam beberapa musim terakhir lewat performa konsisten di lapangan dan identitas permainan yang jelas,” kata pemilik Brighton, Tony Bloom, seperti dikutip dari laman resmi klub, Jumat (8/5/2026).
Huerzeler yang kini berusia 33 tahun menjadi pelatih termuda di Premier League. Ia bergabung dengan Brighton dari St Pauli pada 2024 dan langsung membawa The Seagulls finis di posisi kedelapan pada musim debutnya.
Musim ini, Brighton masih memiliki peluang memperbaiki posisi di klasemen. Mereka saat ini berada di peringkat kedelapan dengan tiga pertandingan tersisa, hanya terpaut dua poin dari Bournemouth yang menempati posisi keenam dalam perebutan tiket kompetisi Eropa.
Performa impresif Huerzeler bersama Brighton membuat namanya sempat dikaitkan dengan beberapa klub besar Eropa menjelang bursa transfer musim panas. Namun, pelatih asal Jerman itu memilih bertahan setelah mencapai kesepakatan kontrak baru dengan klub.
“Saya bangga dengan apa yang sudah kami capai sejauh ini dan semakin antusias dengan apa yang akan datang berikutnya,” ujar Huerzeler.
Brighton selanjutnya akan menghadapi Wolverhampton Wanderers akhir pekan ini dalam upaya menjaga peluang lolos ke kompetisi Eropa musim depan.
(Antara)
Baca Juga: Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
Berita Terkait
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
-
Agen Erling Haaland Sebut Manchester City Klub Tersulit untuk Negosiasi
-
Jeremy Doku Tegaskan Manchester City Belum Menyerah Kejar Gelar
-
Frank Lampard Disambut Meriah, Fans Coventry Desak Perpanjang Kontrak Usai Promosi
-
Man City Ditahan Everton, Pep Guardiola Akui Nasib Gelar Juara Tak Lagi di Tangan Sendiri
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus