Bola / Liga Inggris
Rabu, 06 Mei 2026 | 13:53 WIB
Pemain Manchester City, Jeremy Doku. (Dok. Man City)
Baca 10 detik
  • Jérémy Doku mencetak dua gol saat Manchester City bermain imbang 3-3 melawan Everton di Hill Dickinson Stadium, Senin.
  • Hasil imbang tersebut menempatkan Arsenal unggul lima poin di puncak klasemen sementara Premier League musim 2026 ini.
  • Manchester City tetap berkomitmen berjuang meraih gelar juara di tengah padatnya jadwal pertandingan hingga akhir musim nanti.

Suara.com - Jérémy Doku mengingatkan Arsenal bahwa Manchester City belum menyerah dalam perburuan gelar Premier League, meski kehilangan poin penting saat bermain imbang 3-3 melawan Everton.

Hasil tersebut membuat Arsenal kini berada di posisi terdepan dengan keunggulan lima poin di puncak klasemen. Tim asuhan Mikel Arteta berpeluang meraih gelar liga pertama dalam lebih dari 20 tahun.

Dalam laga di Hill Dickinson Stadium, Senin (5/5/2026), Doku mencetak dua gol, termasuk gol penyeimbang di akhir pertandingan yang menyelamatkan satu poin bagi City.

“Ini menyakitkan, tentu saja menyakitkan,” kata Doku dilansir dari ESPN.

“Kami tahu betapa pentingnya memenangkan pertandingan seperti ini, kami tidak menyerah, dan kami tidak akan menyerah. Masih ada beberapa pertandingan, kami akan berjuang sampai akhir dan pada akhirnya kita akan menghitung poin," lanjutnya.

“Kami kecewa, tapi ini belum berakhir, kami tidak akan menyerah," tuturnya menambahkan.

Untuk menjaga peluang juara, City harus melewati jadwal padat hingga akhir musim. Tim asuhan Pep Guardiola akan menghadapi Brentford pada Sabtu, sekaligus memulai rangkaian lima pertandingan dalam 16 hari.

Selain itu, mereka juga akan tampil di final FA Cup Final menghadapi Chelsea pada 16 Mei.

“Ada banyak pertandingan, jadwal kami padat, dan kami akan menatap ke depan. Kami masih berada di dua kompetisi dan kami punya final yang harus dimainkan,” ujar Doku.

Baca Juga: Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030

“Kami akan memulihkan kondisi dengan baik. Secara mental kami sudah terbiasa berada di situasi ini, kami terbiasa bermain setiap tiga hari, yang terpenting adalah pemulihan mental dan fisik," lanjutnya.

“Akan ada pertandingan-pertandingan sulit, tetapi kami siap menghadapinya dan menantikannya," tutup pemain Timnas Belgia itu.

Load More