- Luka Dumancic menegaskan komitmen Persis Solo untuk berjuang mempertahankan posisi di Super League hingga kompetisi berakhir.
- Persis Solo berada di peringkat ke-16 klasemen sementara setelah gagal menang melawan Persebaya di Stadion Manahan.
- Tim menghadapi ancaman degradasi nyata dan menyisakan dua pertandingan penting melawan Dewa United serta Persita Tangerang.
Suara.com - Bek Persis Solo, Luka Dumancic, menegaskan timnya siap berjuang hingga akhir demi tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League.
Dikutip dari laman resmi klub, Minggu, Dumancic optimistis Persis Solo masih memiliki peluang untuk bertahan di Super League. Karena itu, ia meminta seluruh pendukung terus memberikan kepercayaan dan dukungan kepada tim.
"Kita akan lebih berjuang hingga akhir karena kita punya peluang untuk bertahan. Dan saya harap semua pihak untuk terus percaya pada kami dan kami akan terus berjuang untuk klub ini," jelas Dumancic.
Saat ini Persis Solo berada dalam tekanan setelah gagal meraih kemenangan ketika menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-32 Super League di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/5/2026).
Hasil tersebut membuat Persis Solo masih tertahan di zona degradasi atau peringkat ke-16 klasemen sementara Super League dengan raihan 28 poin dari 32 pertandingan.
Ancaman degradasi semakin nyata karena Persis Solo bisa turun kasta apabila Madura United mampu meraih kemenangan saat bertandang ke markas Bhayangkara Presisi FC, Senin (11/5/2026).
Menanggapi hasil pertandingan melawan Persebaya Surabaya, Dumancic menilai seluruh pemain sudah tampil maksimal. Namun, Persis Solo dinilai kurang beruntung karena gagal memanfaatkan peluang menjadi gol.
"Pemain sudah melakukan segalanya dan kita sudah lihat mungkin secara keseluruhan kita lebih mendominasi dan lebih unggul dari segi permainan di babak kedua. Namun kita kurang beruntung karena tidak bisa mencetak gol," tegas Dumancic.
Persis Solo masih memiliki dua laga tersisa pada kompetisi Super League 2025/2026, yakni menghadapi Dewa United dan Persita Tangerang.
Baca Juga: Duel Persija vs Persib Tak Cuma Soal Skor, El Clasico Satukan Gairah Fans dan Tren Nobar
(Antara)
Berita Terkait
-
Duel Persija vs Persib Tak Cuma Soal Skor, El Clasico Satukan Gairah Fans dan Tren Nobar
-
Fabio Calonego Tak Terima Persija Kalah, Akui Macan Kemayoran Kehilangan Taring
-
Faktor X yang Bikin Persija Jakarta Dipecundangi Persib Bandung di Samarinda
-
Persija Dibungkam Persib, Mauricio Souza Klaim Macan Kemayoran Lebih Hebat
-
Peluang Juara Tertutup, Kata-kata Mauricio Souza Usai Persija Dibungkan Persib
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey