-
Dani Carvajal resmi dicoret dari skuad Spanyol karena kendala cedera di akhir musim.
-
Luis de la Fuente lebih memilih pemain muda Barcelona untuk mendominasi skuad Matador.
-
Skuad sementara Spanyol kini mengandalkan kombinasi tenaga remaja dan pemain berpengalaman di Eropa.
Suara.com - Keputusan berani diambil pelatih Luis de la Fuente yang secara mengejutkan mendepak Dani Carvajal dari daftar skuad sementara Timnas Spanyol. Langkah ekstrem ini memicu gelombang protes dari pendukung Real Madrid yang mempertanyakan hilangnya sosok kepemimpinan di lini pertahanan.
Absennya Carvajal menjadi sinyal kuat bahwa La Roja kini sedang melakukan pembersihan besar-besaran terhadap pemain veteran yang rentan masalah fisik. Pergeseran kekuasaan di tim nasional kini tampak nyata dengan dominasi mutlak para pemain muda berbakat asal Barcelona.
Strategi De la Fuente menunjukkan ambisi untuk membangun tim yang lebih dinamis dengan mengandalkan kecepatan pemain sayap belia. Transformasi ini dianggap sebagai perjudian besar mengingat tekanan tinggi yang akan dihadapi Spanyol pada turnamen sepak bola paling bergengsi tersebut.
Masalah kebugaran yang terus membayangi Carvajal di akhir musim menjadi alasan utama tim pelatih untuk tidak membawanya terbang. Pengalaman sang bek kanan dianggap tidak cukup untuk menutupi risiko absennya performa maksimal akibat cedera yang belum pulih.
Meski kehilangan kapten utamanya, Los Blancos tetap mengirimkan wakilnya melalui bek sayap lincah Fran Garcia untuk memperkuat pertahanan. Nama Dean Huijsen juga muncul sebagai wajah baru yang diprediksi akan menjadi benteng kokoh masa depan bagi lini belakang Spanyol.
Dominasi Barcelona di Skuad Matador
Sisi lain dari pengumuman ini adalah kentalnya aroma Blaugrana yang menghiasi hampir setiap lini permainan tim nasional Spanyol. Nama-nama seperti Ferran Torres, Pedri, hingga Gavi dipastikan akan menjadi motor penggerak utama dalam upaya merebut trofi emas.
Keberadaan Lamine Yamal dan Pau Cubarsi semakin menegaskan bahwa Spanyol tidak ragu memberikan tanggung jawab besar kepada pemain remaja. Keberanian ini menjadi pembeda utama skuad saat ini dibandingkan dengan komposisi pemain pada turnamen-turnamen internasional sebelumnya.
Lini penjaga gawang akan dikawal oleh kuartet Unai Simon, David Raya, Joan Garcia, dan juga Alex Remiro. Sementara itu, sektor pertahanan diperkuat oleh kombinasi pemain berpengalaman seperti Laporte dan talenta baru layaknya Pedro Porro serta Marc Cucurella.
Baca Juga: Meksiko Umumkan Skuad Sementara Piala Dunia 2026, Guillermo Ochoa Siap Ukir Sejarah
Di sektor tengah, Rodri Hernandez akan menjadi jenderal lapangan yang didampingi oleh talenta kreatif seperti Dani Olmo dan Fabian Ruiz. Untuk urusan mencetak gol, Spanyol mengandalkan ketajaman Mikel Oyarzabal, Nico Williams, hingga penyerang masa depan Lamine Yamal.
Persiapan Spanyol menuju Piala Dunia 2026 ini diwarnai oleh ketegangan antara federasi dan klub-klub besar terkait beban kerja pemain. Kebijakan memprioritaskan pemain muda diambil untuk memastikan tim memiliki stamina yang cukup untuk menghadapi jadwal pertandingan yang sangat padat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya