- Dedi Kusnandar menyatakan kesiapan penuh membela Persib Bandung demi mengamankan gelar juara Super League musim ini.
- Kemenangan dramatis atas Persija Jakarta memperkokoh posisi Persib di puncak klasemen sementara dengan total 75 poin.
- Persib harus memenangkan dua laga sisa melawan PSM Makassar dan Persijap Jepara untuk memastikan gelar juara.
Suara.com -
Gelandang senior Persib Bandung, Dedi Kusnandar, menyatakan siap diturunkan kapan saja dan di posisi mana pun demi membantu tim mengamankan gelar juara Super League musim ini.
Pemain yang baru kembali dari masa peminjaman bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC itu menyadari Persib hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk mencatatkan hattrick juara secara beruntun.
Semangat tersebut ditunjukkan Dedi saat menjalani laga comeback emosional sebagai pemain pengganti dalam duel panas melawan Persija Jakarta pekan lalu.
Modal Berharga Kemenangan atas Persija
Kemenangan dramatis 2-1 atas rival abadi Persija Jakarta di Stadion Segiri, Samarinda, menjadi suntikan moral bagi skuad Maung Bandung.
Hasil positif itu membuat Persib tetap kokoh di puncak klasemen dengan raihan 75 poin dari 32 pertandingan.
Dedi mengaku bangga bisa berkontribusi saat timnya berhasil memupus peluang juara Macan Kemayoran musim ini.
"Dengan kemarin pertandingan lawan Persija, kita tahu semua lawan Persija banyak sorotan," ujar Dedi, dikutip dari laman resmi I.League, Kamis.
"Pasti senang, bangga bisa mengalahkan tim besar," lanjutnya.
Baca Juga: PSIM Yogyakarta Kejar Lisensi Asia Setelah Lolos Verifikasi Super League
Bagi Dedi, kemenangan atas Persija bukan sekadar soal poin, tetapi juga bukti bahwa Persib masih menjadi kekuatan utama sepak bola nasional.
Dedikasi Penuh untuk Maung Bandung
Status sebagai pemain yang baru kembali dari Bhayangkara Presisi Lampung FC tidak mengurangi loyalitas Dedi kepada Persib.
Ia menegaskan siap menjalankan instruksi pelatih Bojan Hodak demi mencapai target besar klub di akhir musim.
"Ya, pastinya senang. Saya datang ke sini dengan banyak pemain berkualitas," kata gelandang berusia 34 tahun itu.
"Saya datang ke sini pengen bantu tim, kapan pun dan di mana pun saya disuruh main, saya siap," tegasnya.
Berita Terkait
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?
-
Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil