Bola / Bola Indonesia
Senin, 18 Mei 2026 | 10:44 WIB
Persija Jakarta juara EPA Super League 2025/2026 (dok. I.League).
Baca 10 detik
  • EPA Super League 2025/2026 selesai digelar dengan melahirkan tiga klub juara yang berbeda.

  • Persija Jakarta sukses dinobatkan sebagai akademi sepak bola terbaik pada kompetisi musim ini.

  • Operator kompetisi menyoroti masalah kedisiplinan pemain yang menjadi bahan evaluasi untuk musim depan.

Suara.com - Persaingan ketat di arena kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026 akhirnya sudah menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingannya, baik di kategori U-16, U-18 dan U-20. 

Rangkaian laga puncak alias partai final sudah digelar di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Bekasi pada Sabtu dan Minggu (16/5/2026) ini.

Untuk EPA Super League U-16 2025/2026, Persik Kediri U-16 tampil sebagai juara usai menaklukkan Persis Solo U-16 pada laga final yang digelar Sabtu (16/5/2026). 

Persik U-16 menang atas Persis U16 dengan skor total 6-4 setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal dan unggul 5-3 pada adu tendangan penalti.

Sedangkan pada EPA Super League U-18 2025/2026, ketatnya laga final juga harus dilalui oleh Persija Jakarta U-18 dan Malut United FC U-18. 

Berlaga pada hari Minggu (17/5/2026), Malut United U-18 akhirnya tampil sebagai juara usai menang lewat skor 3-2 melalui adu tendangan penalti setelah kedua tim main imbang tanpa gol di waktu normal.

Sementara untuk EPA Super League U-20 2025/26, Persija Jakarta U-20 tampil sebagai juara setelah mengalahkan Malut United FC U-20 dengan skor tipis 1-0 pada Minggu (17/5/2026) sore.

Tak hanya trofi juara, I.League sebagai operator kompetisi juga memberikan penghargaan individu dan tim Fair Play untuk semua kategori yang diberikan usai laga final EPA Super League U-20 2025/2026 pada Minggu (17/5/20) sore.

Sementara itu, Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menegaskan bahwa pembinaan kualitas pemain tetap menjadi fokus utama dalam pelaksanaan EPA.
“Kita tidak hanya mengurusi pertandingannya tapi juga kualitasnya. Karena kita menginginkan para pemain memiliki kualitas yang diharapkan dan pelatih baik dalam penyampaian taktiknya,” ujar Asep.

Baca Juga: Link Live Streaming PSM Makassar vs Persib: Bisa Juara Malam Ini Maung Bandung?

Meski demikian, Asep mengakui masih ada sejumlah evaluasi yang harus diperbaiki untuk musim mendatang, terutama terkait disiplin pemain di lapangan.

“Yang masih menjadi evaluasi, ada beberapa catatan, yakni pelanggaran disiplin masih cukup tinggi. Mudah-mudahan akan lebih baik di musim yang akan datang,” jelasnya.

Berikut penerima penghargaan EPA Super League 2025/2026: 

EPA Super League U-16

- Best Player: Haikal Kamil (Persik Kediri)
- Best Coach: Imam Rohmawan (Persis Solo)
- Best Goalkeeper: Sendy Juliansyah (Dewa United Banten FC)
- Top Scorer: Ichiro Akbar (Bhayangkara Presisi Lampung FC)
- Fair Play: Persija Jakarta

EPA Super League U-18

Load More