- Pemain muda Louey Ben Farhat menolak panggilan tim nasional Tunisia untuk berlaga di ajang Piala Dunia 2026.
- Pelatih Sabri Lamouchi menyatakan kekecewaan mendalam karena sang pemain beserta keluarganya mengabaikan komunikasi terkait keputusan penolakan tersebut.
- Polemik ini memicu kritik publik terhadap manajemen tim menjelang persaingan berat Tunisia melawan Jepang, Belanda, dan Swedia.
Suara.com - Pelatih Timnas Tunisia Sabri Lamouchi tengah dipusingkan jelang kick off Piala Dunia 2026.
Pemain muda yang dipanggil oleh Lamouchi, Louey Ben Farhat menolak untuk membela Tunisia di Piala Dunia 2026.
Tunisia sendiri akan menghadapi tantangan berat di fase grup Piala Dunia 2026. Timnas Tunisia dijadwalkan bersaing melawan Jepang, Belanda dan Swedia.
Dalam pengumuman skuad terbaru, Lamouchi secara terbuka mengungkap kekecewaannya terhadap Louey Ben Farhat yang disebut menolak panggilan tim nasional di menit terakhir.
“Saya menerima telepon dari ayah Louey Ben Farhat pagi ini. Dia mengatakan terlalu cepat untuk memanggilnya dan menolak,” ujar Lamouchi dikutip dari Foot-Africa.
Mantan pelatih Timnas Pantai Gading itu mengaku terkejut dengan keputusan tersebut. Ia bahkan mencoba menghubungi langsung sang pemain, namun tidak mendapat respons.
“Saya terkejut. Saya menelepon Louey, tetapi dia tidak menjawab. Saya menelepon ayahnya lagi dan juga tidak dijawab. Itu bentuk tidak hormat. Masalah ini selesai,” tegasnya.
Pernyataan emosional Lamouchi langsung memicu perdebatan di media Tunisia.
Banyak pihak menilai gaya komunikasi pelatih berusia 54 tahun itu justru memperlihatkan adanya masalah dalam manajemen tim menjelang turnamen besar.
Baca Juga: Dia Mungkin Marah ke Saya! Pengakuan Deschamps Usai Coret Camavinga dari Skuat Prancis
Beberapa laporan juga menyebut Lamouchi mulai kehilangan kepercayaan publik setelah sejumlah janji dan proyek yang ia sampaikan sebelumnya belum menunjukkan hasil nyata.
Situasi tersebut menjadi tantangan tambahan bagi Tunisia yang tengah bersiap menghadapi persaingan ketat di Grup Piala Dunia 2026.
Berita Terkait
-
Dia Mungkin Marah ke Saya! Pengakuan Deschamps Usai Coret Camavinga dari Skuat Prancis
-
Wow! Piala Dunia 2026: Buka 824 Ribu Lapangan Pekerjaan, Sumbang Rp656 T untuk Ekonomi Dunia
-
FIFA Gelar Pertemuan Mendadak dengan Federasi Iran di Turki, Ada Masalah Apa?
-
Tangis Neymar Pecah Jelang Pengumuman Skuad Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026
-
Neymar Ngamuk ke Wasit, Mimpi Tampil di Piala Dunia 2026 Terancam Hancur
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Suasana Khidmat Tengah Malam: Momen Presiden Prabowo Mengheningkan Cipta di Depan Makam Pahlawan
-
Profil Kolonel Inf Priyo Handoyo, Komandan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara
-
Jejak Konsep Proklamasi yang Musnah Dibakar di Rumah Sejarah Rengasdengklok
-
Antara Cinta dan Realita: Mengapa Menjauh dari Indonesia Jadi Pilihan untuk Bertahan Hidup?
-
Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
-
Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan
-
Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026
-
35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus
-
Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto
-
Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT