Bola / Liga Italia
Senin, 18 Mei 2026 | 14:35 WIB
Emil Audero (Cremonese)
Baca 10 detik
  • Emil Audero tampil apik membantu Cremonese menang 1-0 atas tuan rumah Udinese.

  • Cremonese masih tertahan di zona degradasi meski meraih tambahan tiga poin krusial.

  • Laga pamungkas melawan Como menjadi penentu nasib Cremonese bertahan di Serie A.

Suara.com - Penampilan heroik penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, sukses membawa Cremonese memetik poin penuh di markas Udinese. Namun, kemenangan tipis tersebut belum mampu mengeluarkan klub dari bayang-bayang turun kasta pada musim depan.

Gol cepat Jamie Vardy pada menit kesembilan di Stadion Friuli menjadi satu-satunya pembeda dalam laga krusial ini. Tambahan tiga angka ini membuat Cremonese kini mengantongi total 34 poin dari 33 pertandingan.

Meskipun memenangkan pertandingan sengit tersebut, posisi Cremonese masih tertahan di peringkat ke-18 klasemen sementara. Mereka terpaut satu angka dari Lecce yang berada di area aman setelah menang atas Sassuolo.

Emil Audero Mulyadi. (instagram.com/@emil_audero)

Emil Audero terpilih sebagai pemain terbaik setelah menorehkan rating impresif sebesar 8,1 dalam laga fital tersebut. Mantan kiper Juventus itu tercatat melakukan dua penyelamatan krusial demi menjaga keunggulan timnya.

Sepanjang musim ini, kiper pinjaman dari Como tersebut sudah membukukan 11 clean sheet dari 33 penampilan. Rekor tersebut menjadikannya salah satu penjaga gawang paling konsisten di papan bawah Serie A.

Meskipun sudah kebobolan 46 kali, sang penjaga gawang andalan sukses menggagalkan dua dari lima eksekusi penalti. Performa impresif ini bahkan membuatnya berhasil masuk dalam jajaran Best XI Serie A sebanyak tiga kali.

Torino Tumbangkan Cremonese, Begini Rapor Emil Audero: 5 Kali Penyelamatan Gemilang [Instagram]

Penentuan nasib Cremonese untuk bertahan di kompetisi tertinggi Italia akan terjadi pada pekan terakhir musim ini. Cremonese dijadwalkan menjamu Como, sementara rival terdekat mereka Lecce akan menghadapi tantangan dari Genoa.

Emil Audero menegaskan bahwa hasil positif ini harus menjadi suntikan moral yang besar bagi rekan setimnya. Pemain berusia 29 tahun tersebut meminta seluruh elemen tim melupakan hasil laga lain dan fokus.

"Kegembiraan hari ini adalah kegembiraan yang campur aduk. Kita harus melihat sisi positifnya karena kita memainkan pertandingan yang hebat dan berat. Segala sesuatunya berjalan buruk bagi kita, tetapi kita tidak bisa mengendalikannya. Apa yang bisa kita kendalikan, kita kendalikan. Kita menang dengan bermain sebaik mungkin," tutur Emil Audero di laman resmi Cremonese.

Baca Juga: Timnas Indonesia Panggil Pemain InggrisAustralia untuk TC Piala AFF U-19 2026

Audero mengingatkan lini pertahanan untuk tidak lengah karena Como memiliki kualitas serangan yang sangat berbahaya. Motivasi tinggi dan mental petarung menjadi modal utama yang wajib dibawa ke lapangan nanti.

"Seknow kita harus mengerahkan seluruh kemampuan kita di pertandingan terakhir, terutama fokus pada diri kita sendiri. Yang terpenting adalah memainkan pertandingan dengan keinginan dan semangat kompetitif yang tinggi. Como memiliki kualitas, tetapi kita harus melakukan bagian kita," tandas mantan kiper Juventus dan Inter Milan itu.

Manajemen Cremonese sendiri terus memberikan kepercayaan penuh bagi Audero pascapulih dari cedera yang sempat membekapnya. Pengalaman matangnya di liga domestik diharapkan mampu menjadi pembeda di laga pamungkas yang sangat menentukan.

Cremonese mengalami periode sulit sejak awal musim kompetisi Serie A 2025/2026 bergulir di Italia. Ketidakstabilan performa di laga kandang membuat mereka terus terjebak di zona merah klasemen liga.

Perekrutan Emil Audero sebagai pemain pinjaman sejatinya berhasil memperkokoh sektor pertahanan dari gempuran musuh. Kini, nasib keberlanjutan klub di kasta tertinggi sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri pekan depan.

Load More