Bola / Liga Inggris
Selasa, 19 Mei 2026 | 06:14 WIB
Arsenal menjaga peluang juara Liga Inggris setelah menang tipis 1-0 atas Burnley di Emirates. (Istimewa)
Baca 10 detik
  • Arsenal menang tipis 1-0 atas Burnley berkat gol tunggal sundulan Kai Havertz.

  • Kemenangan ini membuat Arsenal unggul lima angka dari kejaran terdekat Manchester City.

  • Burnley dipastikan terdegradasi ke kasta kedua setelah terpuruk di peringkat ke-19.

Suara.com - Persaingan takhta tertinggi sepak bola Inggris kian menegangkan setelah Arsenal memetik poin penuh di kandang. Keberhasilan ini krusial untuk memperlebar jarak angka dari rival terdekat mereka di sisa kompetisi.

Tambahan tiga poin berharga tersebut membuat posisi Meriam London di pucuk klasemen Liga Inggris semakin tidak tersentuh. Kini klub London Utara tersebut mengoleksi keunggulan lima poin atas sang petahana, Manchester City.

Kendati demikian, situasi anak asuh Mikel Arteta belum sepenuhnya aman dari ancaman kudeta. Hal ini terjadi karena armada Pep Guardiola masih memiliki tabungan dua pertandingan yang belum dimainkan.

Arsenal bisa pastikan gelar juara Liga Inggris pada 19 Mei mendatang dengan dua syarat yang harus terpenuhi. (Instagram/@arsenal)

Jika rival mereka mampu tampil konsisten menyapu bersih kemenangan, persaingan dipastikan berlanjut ke pekan terakhir. Pertandingan pamungkas melawan Crystal Palace akan menjadi penentu takdir juara bagi kubu tuan rumah.

Nasib berbeda justru dialami oleh tim tamu yang datang tanpa beban target realistis lagi. Kekalahan di Emirates Stadium semakin membenamkan posisi mereka yang sudah dipastikan turun kasta musim depan.

Klub asuhan Scott Parker tersebut kini terpuruk di peringkat ke-19 dengan torehan 21 poin. Sejak awal laga, Meriam London langsung mengurung pertahanan tim tamu demi mencetak gol cepat.

Sudah berapa kali Arsenal main di final Liga Champions? (Instagram/@arsenal)

Tuan rumah menciptakan peluang pertama lewat aksi penyerang mereka sebelum sepakan jarak jauh membentur tiang. Sayap andalan mereka juga sempat mengancam namun lini belakang lawan tampil sangat disiplin.

Kebuntuan tuan rumah akhirnya pecah pada menit ke-36 melalui skema bola mati yang ciamik. Gol tunggal kemenangan tersebut lahir dari sundulan terukur memanfaatkan umpan matang sepak pojok.

Memasuki paruh kedua, tim tamu mencoba bangkit dan memanfaatkan kelengahan barisan tengah tuan rumah. Sebuah serangan balik cepat nyaris menyamakan kedudukan andai sepakan penyerang mereka tidak melambung.

Baca Juga: Pep Guardiola Minta Manchester City Tak Cepat Puas Usai Raih Dua Gelar Domestik

Tuan rumah hampir memperbesar keunggulan jika tendangan salah satu pemain mereka tidak digagalkan mistar. Menjelang bubaran, peluang emas kembali terbuang setelah sepakan voli kaki kiri melebar dari gawang.

Keunggulan satu gol tanpa balas tersebut akhirnya bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Hasil ini memperpanjang napas tuan rumah dalam memburu trofi juara kasta tertinggi Inggris.

Laga ketat ini sekaligus menegaskan dominasi taktik tuan rumah atas tamunya sepanjang musim ini. Kemenangan tipis tersebut sudah cukup bagi publik Emirates untuk terus memelihara mimpi besar mereka.

Arsenal menurunkan komposisi terbaik dengan formasi agresif demi mengamankan poin penuh di markas sendiri. Skuad mereka diisi oleh David Raya; Cristhian Mosquera, William Saliba, Gabriel, Riccardo Calafiori; Declan Rice, Martin Odegaard, Eberechi Eze; Bukayo Saka, Kai Havertz, Leandro Trossard.

Sementara itu, tim tamu tampil bertahan dengan menumpuk pemain di area tengah lapangan. Mereka mempercayakan lini kepada Max Weiss; Kyle Walker, Axel Tuanzebe, Maxime Esteve, Lucas Pires; Lesley Ugochukwu, Florentino; Loum Tchaouna, Hannibal Mejbri, Jaidon Anthony; Zian Flemming.

Pertandingan pekan ke-37 Premier League musim 2025/2026 ini dipimpin oleh wasit dengan tensi tinggi. Atmosfer stadion yang bergemuruh turut membakar semangat juang para pemain sepanjang sembilan puluh menit.

Load More