-
Carlo Ancelotti memanggil kembali Neymar ke Timnas Brasil karena kualitas dan pengaruh besarnya.
-
Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen edisi keempat bagi penyerang berumur 34 tahun tersebut.
-
Brasil bersiap menghadapi tantangan berat dari Maroko, Haiti, dan Skotlandia di fase grup.
Suara.com - Kepemimpinan di dalam ruang ganti menjadi alasan utama Carlo Ancelotti memanggil kembali Neymar Junior ke skuad Selecao Timnas Brasil. Kehadiran bintang asal klub Santos tersebut dinilai sangat krusial untuk mengangkat performa tim di turnamen akbar Piala Dunia 2026 mendatang.
Juru taktik asal Italia itu sangat optimis bahwa kontribusi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil tersebut akan terlihat nyata pada Piala Dunia 2026. Sosoknya diyakini mampu mentransformasi mentalitas bertanding para pemain muda yang ada di tim saat ini.
“Kamu memilih Neymar bukan karena kami berpikir dia akan bagus sebagai pemain cadangan, tapi karena dia bisa memberikan kualitas di tim, terlepas dia akan memperoleh berapa menit di lapangan,” tutur Ancelotti dalam laman resmi CBF, Selasa.
Mantan arsitek Real Madrid tersebut menegaskan bahwa orientasi pemanggilan ini murni didasarkan pada kebutuhan teknis dan mentalitas bertanding. Durasi bermain sang mega bintang di lapangan hijau nantinya akan disesuaikan dengan skema dan strategi permainan.
“Kami memilih pemain ini untuk bisa memberikan bantuan kepada tim. Berapa lama? Saya tidak tahu,” imbuh mantan pelatih Real Madrid tersebut.
Ajang bergengsi di tahun 2026 ini bakal menjadi panggung Piala Dunia keempat sepanjang karier sepak bola profesional penyerang berusia 34 tahun itu. Pengalaman panjangnya sangat dibutuhkan mengingat ia pernah memperkuat Brasil pada edisi 2014, 2018, dan 2022 lalu.
Kembalinya penyerang veteran ini sekaligus menjadi jawaban atas keraguan publik terkait kondisi fisik dan kebugaran sang pemain akhir-akhir ini. Pengaruh besarnya di luar lapangan diharapkan mampu memberikan stabilitas psikologis bagi internal tim.
Langkah ini juga dipandang sebagai angin segar bagi atmosfer ruang ganti Selecao yang membutuhkan figur pemimpin senior yang karismatik. Kehadirannya diproyeksikan mampu menjadi mentor bagi generasi baru sepak bola Brasil.
Penampilan kompetitif terakhir sang penyerang bersama jersey kuning legendaris terjadi saat menghadapi Uruguay pada kualifikasi tanggal 17 Oktober 2023. Setelah momen tersebut, masalah cedera yang berkepanjangan memaksanya absen cukup lama dari pentas internasional.
Baca Juga: Tak Gentar dengan Lawan, Afrika Selatan Janjikan Permainan Atraktif di Piala Dunia 2026
Absensi panjang yang dialami mantan penggawa Barcelona tersebut sempat memicu kekhawatiran mengenai masa depan karier internasionalnya. Fleksibilitas taktis sang pemain kini diuji ulang setelah sekian lama tidak terlibat dalam skema permainan Selecao.
Ujian pertama yang harus dihadapi armada Carlo Ancelotti adalah persaingan ketat di fase grup Piala Dunia 2026. Langkah awal Brasil dipastikan tidak akan mudah karena langsung dikelilingi oleh para pesaing yang berpotensi menyulitkan.
Tim Samba dijadwalkan bakal bertarung sengit melawan kekuatan Maroko, Haiti, dan Skotlandia di babak penyisihan. Tantangan dari ketiga negara tersebut memerlukan kesiapan taktis yang matang serta mentalitas pemenang sejak laga perdana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tarif Ojol untuk Antar Barang dan Makanan Bakal Diatur Kemkomdigi, Ini Aturannya
-
Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI
-
Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi
-
Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Mengapa Kita Masih Takut Menatap Masa Depan?
-
Sudah Akui Terima Duit Tambang, Bebizie Belum Juga Kembalikan Uang ke KPK
-
7 Sifat Belah Ketupat dan Rumus Menghitung Luas serta Kelilingnya
-
Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG
-
Sama-Sama Kasual, Ini Perbedaan Sandal Gunung dan Sandal Pantai yang Perlu Kamu Tahu
-
Tinted Sunscreen Mengandung Niacinamide dan Ceramide Apa Ada? Ini Rekomendasinya