-
Pekan terakhir Liga Inggris menjadi penentu nasib kritis bagi Tottenham Hotspur dan Chelsea.
-
Tottenham membutuhkan poin penuh kontra Everton demi lolos dari ancaman jerat degradasi.
-
Chelsea wajib menumbangkan Sunderland sambil mengharapkan Brighton terpeleset demi tiket Liga Europa.
Suara.com - Pekan ke-38 Premier League Liga Inggris menjadi panggung penentu nasib yang sangat kontras bagi dua klub raksasa London. Tottenham Hotspur bertarung lolos dari degradasi, sementara Chelsea mengejar tiket kompetisi Eropa.
Keterpurukan Tottenham hingga pekan terakhir membuktikan bahwa nama besar tidak menjamin keamanan di kompetisi tertinggi Inggris. Ini menjadi alarm keras bagi manajemen Spurs untuk merombak total strategi mereka musim depan.
Di sisi lain, ambisi Chelsea menembus zona Eropa merupakan misi penyelamatan muka setelah melewati musim penuh dinamika. Keberhasilan atau kegagalan pekan ini akan menentukan daya tarik mereka di bursa transfer mendatang.
Tottenham dijadwalkan menjamu Everton di Stadion Tottenham Hotspur dalam laga hidup mati yang menentukan eksistensi mereka. Berada di peringkat ke-17 dengan raihan 38 poin membuat posisi klub berlogo ayam jantan ini sangat rentan.
Ancaman nyata datang dari West Ham United yang mengintai tepat di posisi ke-18 dengan selisih hanya dua poin saja. Situasi ini memaksa anak asuh Ange Postecoglou wajib mengamankan poin penuh demi menentukan nasib sendiri.
Hasil imbang sebenarnya sudah cukup bagi Tottenham untuk memperpanjang napas mereka di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Secara matematis, West Ham harus menang dengan selisih minimal 12 gol dari Leeds United jika ingin menyalip.
Namun, mengincar hasil imbang di laga sekrusial ini tentu sangat berisiko bagi mental bertanding para pemain lapangan. Jika mereka terpeleset dan kalah, harapan satu-satunya hanyalah bantuan dari Leeds United untuk menahan laju West Ham.
Sementara itu, Chelsea membawa misi yang tidak kalah berat saat bertandang ke markas Sunderland di Stadium of Light. Duduk di peringkat kedelapan dengan koleksi 52 poin membuat posisi skuad asuhan Mauricio Pochettino belum aman.
Kemenangan atas tim tuan rumah mutlak diraih demi menjaga peluang mereka lolos ke kualifikasi Liga Europa. Kendati demikian, tiga poin dari markas lawan belum menjadi jaminan tunggal bagi langkah The Blues.
Baca Juga: Kiper Buangan Pep Guardiola Bongkar Kunci Sukses Arsenal Juara Liga Inggris
Klub London Barat ini sangat bergantung pada hasil pertandingan kompetitor terdekat mereka yang bermain di laga lain. Skenario kelolosan mereka melibatkan pertarungan sengit antara Brighton & Hove Albion melawan Manchester United.
Brighton saat ini berada satu tingkat di atas Chelsea dengan keunggulan tipis sebesar satu angka di klasemen. Skenario terbaik bagi Chelsea adalah menang atas Sunderland, dibarengi kekalahan Brighton dari Setan Merah di Amex.
Di tengah ketegangan tim-tim London tersebut, Arsenal justru berada di atas angin dan siap menggelar pesta besar. Skuad Meriam London dipastikan akan mengangkat trofi juara Premier League di markas Crystal Palace, Selhurst Park.
Pelatih Mikel Arteta menegaskan komitmennya untuk menutup musim luar biasa ini dengan catatan kemenangan yang sempurna bagi klub. Dia tidak ingin momen sakral pengangkatan piala dirusak oleh performa buruk atau kekalahan dari tuan rumah.
Sebagai informasi, seluruh sepuluh pertandingan pekan pemungkas musim ini akan dilaksanakan secara serentak demi menjaga sportivitas kompetisi. Pertandingan penutup tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu, 24 Mei, mulai pukul 22.00 WIB.
Laga krusial ini mencakup bentokan Manchester City melawan Aston Villa serta Fulham yang akan menjamu Newcastle United. Selain itu, terdapat pula pertandingan sengit antara Liverpool kontra Brentford serta Burnley menghadapi Wolverhampton Wanderers.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif