- Pep Guardiola mengakhiri masa jabatan sepuluh tahunnya di Manchester City setelah laga terakhir melawan Aston Villa hari Minggu.
- Guardiola menolak terlibat dalam penunjukan manajer baru karena meyakini setiap pelatih harus memiliki karakter unik dan alami sendiri.
- Setelah meninggalkan klub, Guardiola berencana rehat dari sepak bola demi menghabiskan waktu bersama keluarga sebelum menentukan karier selanjutnya.
Suara.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan dirinya tidak akan ikut campur dalam proses pencarian manajer baru untuk menggantikannya di Etihad Stadium.
Guardiola dijadwalkan menjalani laga terakhirnya bersama Manchester City saat menghadapi Aston Villa pada Minggu. Pertandingan itu sekaligus menandai berakhirnya masa 10 tahun Guardiola bersama The Citizens.
Mantan pelatih Chelsea Enzo Maresca yang pernah menjadi asisten Guardiola disebut menjadi kandidat terkuat untuk menangani Manchester City musim depan.
Meski begitu, Guardiola menilai dirinya tidak seharusnya terlibat dalam penunjukan pelatih baru.
“Tidak bisa bekerja hanya dengan menyalin dan menempel dalam pekerjaan seperti ini,” kata Guardiola dikutip dari ESPN.
“Anda harus unik, alami, dan menjadi diri sendiri. Manajer baru nanti akan menjadi dirinya sendiri. Ketika mulai mencoba menjadi salinan orang lain, itu tidak akan berhasil," lanjutnya.
“Setiap orang punya karakter masing-masing. Harus seperti itu, dan saya yakin semuanya akan berjalan baik,” tuturnya menambahkan.
Di tengah persiapan pergantian pelatih, Manchester City juga masih menunggu hasil kasus hukum terkait 115 tuduhan pelanggaran finansial dari Premier League sejak Februari 2023.
Guardiola kembali menegaskan keyakinannya bahwa Manchester City tidak bersalah dalam kasus tersebut.
Baca Juga: Gelandang Manchester City Kasih Selamat Eliano Reijnders Bawa Persib Bandung Juara Super League
“Karena saya percaya kepada mereka,” ujar Guardiola.
“Saya percaya kepada mereka karena saya berbicara dengan mereka dan saya percaya bagaimana mereka bertindak serta menjalankan semuanya. Jadi apa pun yang terjadi nanti, akan ada keputusan akhirnya. Saya percaya kepada mereka," lanjutnya.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengungkapkan rencananya setelah meninggalkan Manchester City. Guardiola mengaku ingin beristirahat dan menikmati waktu bersama keluarganya setelah bertahun-tahun berkecimpung di dunia sepak bola.
“Saya tidak punya rencana apa pun untuk masa depan selain beristirahat dan mengembalikan waktu yang hilang bersama anak-anak saya ketika mereka tumbuh besar,” ungkap Pep Guardiola.
“Saya bahkan tidak memikirkan sepak bola untuk beberapa tahun ke depan. Saya perlu istirahat dan merenung. Setelah itu baru kita lihat apa yang terjadi," tuturnya menambahkan.
Meski begitu, Guardiola tidak sepenuhnya menutup peluang melatih tim nasional di masa depan, termasuk jika mendapat pendekatan dari Timnas Inggris.
Berita Terkait
-
Gelandang Manchester City Kasih Selamat Eliano Reijnders Bawa Persib Bandung Juara Super League
-
Pep Guardiola Umumkan Mundur dari Manchester City: Jangan Tanyakan Alasan Saya Pergi
-
Pemain Keturunan Indonesia Tijjani Reijnders Diincar Arsenal dan Juventus
-
Bernardo Silva Tinggalkan Manchester City, Ingin Cari Tantangan Baru dan Dekat dengan Keluarga
-
Kiper Buangan Pep Guardiola Bongkar Kunci Sukses Arsenal Juara Liga Inggris
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan