-
Mathew Baker resmi dipromosikan ke Timnas Senior Indonesia untuk laga FIFA Match Day.
-
Nova Arianto menegaskan keberhasilan mengorbitkan pemain muda ke tim senior adalah tujuan utamanya.
-
Baker absen di fase grup Kejuaraan ASEAN U-19 namun kembali jika tim lolos semifinal.
Suara.com - Pemanggilan Mathew Baker ke skuad senior Timnas Indonesia menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan usia dini yang dicanangkan federasi. Pemain bertahan andalan ini resmi naik kelas untuk memperkuat tim asuhan John Herdman dalam agenda uji coba internasional terdekat.
Langkah akselerasi ini memicu optimisme tinggi terhadap masa depan regenerasi sepak bola tanah air yang terstruktur. Kebijakan berani mempromosikan talenta muda langsung memotong rantai birokrasi bakat yang selama ini dinilai lambat.
Arsitek Timnas U-19 Indonesia, Nova Arianto, menegaskan bahwa pencapaian anak asuhnya merupakan puncak dari misi utamanya sebagai pelatih muda. Keberhasilan menembus tim utama jauh lebih bernilai ketimbang sekadar meraih trofi di level kelompok umur.
“Yang pertama pastinya saya sangat senang karena ‘goal’ terbesar saya sebagai pelatih Timnas Usia muda adalah ada pemain dari Timnas U17 dan U20 bisa masuk di tim senior,” kata Nova saat dihubungi di ANTARA di Jakarta, Senin.
Eksplorasi bakat Baker sendiri sejatinya telah berlangsung lama di bawah pengawasan ketat Nova sejak menukangi tim kelompok umur terbawah. Sang pemain konsisten mengunci posisi utama di lini belakang berkat ketenangan dan visinya yang matang.
Panggung kompetisi internasional seperti Piala Asia dan Piala Dunia U-17 menjadi kawah candradimuka yang mematangkan mentalitas bertandingnya. Turnamen besar tersebut didesain bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sarana peningkatan kapasitas pemain.
“Karena saya ingin dibilang sukses apabila ada pemain dari U17 and U20 bisa bergabung di Tim senior karena itu tujuan besar saya karena itu lolos piala Dunia U17, lolos Piala Asia U17 itu hanya bagian dari proses untuk pemain bisa lebih siap kedepannya,” kata pelatih 46 tahun tersebut.
Lonjakan karier yang dialami oleh bek muda milik Melbourne City ini diharapkan mampu melecut motivasi rekan-rekan seusianya. Kesempatan emas di usia remaja menjadi sinyal positif bahwa pintu tim senior selalu terbuka bagi yang bekerja keras.
“Pastinya pencapaian yang luar biasa dari Baker dengan usianya saat ini Baker mendapatkan kesempatan bermain di level senior dan pastinya baik untuk perkembangan Baker kedepan,” ujar dia menambahkan.
Baca Juga: Herdman Samakan Potensi Mathew Baker dengan Bintang Kanada, Siapkan Jalur Kilat ke Timnas Senior
Nova berharap momentum berharga ini tidak berhenti di satu nama saja demi keberlanjutan prestasi nasional. Kehadiran Baker di level tertinggi harus menjadi inspirasi dan pemicu gelombang baru talenta muda berkualitas lainnya.
“Saya berharap ini manjadi pembuka jalan untuk pemain muda lainnya untuk mendapatkan kesempatan yang sama di Tim Senior,” ungkap Nova.
Namun, konsekuensi dari pemanggilan mendadak ini membuat Baker terpaksa melewatkan fase awal perjuangan bersama rekan-rekannya di Sumatra Utara. Lini pertahanan Garuda Muda dipastikan kehilangan jangkar utamanya selama babak penyisihan grup berlangsung.
Meski demikian, manajemen tim telah menyiapkan skema darurat demi menjaga keseimbangan permainan di turnamen regional tersebut. Baker dijadwalkan baru bisa kembali memperkuat tim junior jika mereka berhasil melangkah ke fase gugur pekan depan.
Promosi sang pemain terjadi di tengah persiapan intensif Timnas Senior Indonesia menghadapi dua laga krusial FIFA Match Day kontra Oman dan Mozambik di Jakarta. Sementara itu, Timnas U-19 sendiri tengah memulai kampanyenya di Kejuaraan ASEAN U-19 2026 selaku juara bertahan dengan menantang Myanmar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar