- Kanada sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 menargetkan sejarah lolos ke babak gugur di bawah arahan pelatih Jesse Marsch.
- Timnas Kanada membangun pertahanan disiplin dan serangan balik cepat guna menghadapi persaingan ketat di Grup B turnamen tersebut.
- Andalan utama seperti Alphonso Davies dan Jonathan David menjadi tumpuan Kanada untuk bersaing melawan Swiss, Qatar, serta Bosnia-Herzegovina.
Alphonso Davies dan Jonathan David Jadi Andalan
Sosok Alphonso Davies tetap menjadi magnet utama sekaligus pemain paling berbakat yang dimiliki Kanada saat ini.
Meskipun sempat dibekap cedera musim ini, pemain Bayern Munich tersebut tetap menjadi kunci berkat kemampuannya melakukan tusukan berbahaya dari sisi sayap.
Davies tercatat memiliki rata-rata membawa bola sejauh 19,2 meter per laga, menempatkannya di jajaran bek sayap elite liga-liga top Eropa.
Di lini tengah, Stephen Eustaquio akan berperan sebagai jenderal lapangan yang bertugas mengatur ritme permainan tim.
Pemain yang kini membela LAFC itu memiliki kemampuan luar biasa dalam membaca permainan dan mencatatkan rata-rata 5,7 pemulihan bola per pertandingan.
Harapan untuk mencetak gol kini tertumpu pada pundak bomber tajam milik Juventus, Jonathan David.
Setelah sempat mandul di Piala Dunia 2022, David datang dengan modal tujuh kontribusi gol dalam delapan laga kompetitif terakhirnya bersama tim nasional.
Performa apiknya di Serie A musim ini membuktikan bahwa ia siap bersaing dengan para penyerang kelas dunia lainnya di Grup B.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Aymen Hussein Diperiksa 7 Jam di Bandara AS
Ambisi Mengakhiri Rekor Buruk di Panggung Dunia
Kanada akan bersaing ketat dengan Bosnia-Herzegovina, Qatar, dan Swiss demi memperebutkan tiket ke babak 32 besar.
Keberhasilan melewati fase grup akan menjadi tonggak sejarah baru yang mampu menginspirasi perkembangan sepak bola di negara tersebut.
Dengan kombinasi pertahanan kokoh, serangan balik cepat, serta kehadiran pemain-pemain berkualitas seperti Alphonso Davies dan Jonathan David, Kanada memiliki peluang untuk menjadi salah satu kuda hitam paling berbahaya di Piala Dunia 2026.
Kanada tampil sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Amerika Serikat dan Meksiko.
Setelah gagal meraih poin pada Piala Dunia 2022, The Reds kini datang dengan skuad yang lebih matang dan pengalaman internasional yang lebih baik.
Di bawah asuhan Jesse Marsch, Kanada menunjukkan perkembangan signifikan melalui organisasi permainan yang disiplin, pertahanan yang solid, dan transisi menyerang yang cepat.
Dukungan publik di kandang sendiri diharapkan menjadi faktor tambahan dalam upaya mereka menciptakan sejarah dengan lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya.
Berita Terkait
-
Menanti Magis Ralf Rangnick: Mampukah Timnas Austria Jadi Kuda Hitam di Piala Dunia 2026?
-
Peta Kekuatan Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Daftar Pemain dan Jadwal Pertandingan
-
Euforia Sambut Piala Dunia 2026 di Bandung
-
Analisis Kekuatan Argentina di Piala Dunia 2026: Tak Cukup Cuma Andalkan Messi
-
Piala Dunia 2026: Aymen Hussein Diperiksa 7 Jam di Bandara AS
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu