- Christian Eriksen sempat kehilangan kesadaran saat laga uji coba Denmark melawan Ukraina di Odense hari Minggu kemarin.
- Pemain berusia 34 tahun tersebut kini dalam kondisi sadar dan sedang menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.
- Pertandingan dihentikan dan dibatalkan sebagai bentuk prioritas utama tim medis terhadap keselamatan kesehatan sang atlet tersebut.
Suara.com - Christian Eriksen sempat tak sadarkan diri saat pertandingan uji coba antara Denmark nelawan Ukraina jelang Piala Dunia 2026, inggu waktu setempat.
Insiden terjadi pada menit ke-65 dan membuat pertandingan di Odense dihentikan sebelum akhirnya dibatalkan.
Federasi Sepak Bola Denmark memastikan gelandang berusia 34 tahun itu kini dalam kondisi sadar.
Eriksen bahkan disebut mampu berjalan keluar lapangan sendiri setelah mendapatkan penanganan medis.
“Christian baik-baik saja dan berjalan keluar lapangan dengan kemauannya sendiri,” ujar dokter tim Denmark, Morten Boesen dilansir dari BBC.
Boesen menambahkan bahwa alat pacu jantung yang tertanam di tubuh Eriksen bekerja sesuai fungsi saat insiden terjadi.
Boesen menjelaskan Eriksen sempat kehilangan kesadaran dalam waktu singkat. Namun, sang pemain dengan cepat siuman dan langsung bisa berkomunikasi dengan tim medis di lapangan.
Saat ini Eriksen menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Tim medis terus memantau kondisinya secara intensif.
Baca Juga: Hasil Uji Coba Internasional Hari Ini Jelang Piala Dunia 2026: Kroasia, Maroko, Norwegia dan Denmark
Insiden ini mengingatkan publik pada peristiwa serupa yang dialami Eriksen di Euro 2020.
Saat itu, ia mengalami henti jantung dalam pertandingan melawan Finlandia sebelum akhirnya dipasangi Implantable Cardioverter Defibrillator (ICD).
Sejak menggunakan alat tersebut, Eriksen berhasil melanjutkan karier profesionalnya.
Eriksen sempat memperkuat Brentford, Manchester United, hingga kini bermain untuk Wolfsburg di Bundesliga.
Rekan setim dan pemain dari kedua kubu langsung membentuk lingkaran di sekitar Eriksen saat ia mendapatkan perawatan.
Aksi tersebut mencerminkan solidaritas tinggi di tengah situasi darurat.
Berita Terkait
-
Hasil Uji Coba Internasional Hari Ini Jelang Piala Dunia 2026: Kroasia, Maroko, Norwegia dan Denmark
-
Regenerasi Kilat Spanyol di Piala Dunia 2026, Bukan Cuma Lamine Yamal
-
Ngeri! Kamp Timnas Swiss dan Norwegia di Piala Dunia 2026 Berada di Sarang Ular
-
Bisakah Kanada Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali? Intip Kekuatan The Reds di Piala Dunia 2026
-
Misi Balas Dendam Mbappe! Ini Peta Jalan Prancis Menuju Gelar Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami
-
Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya
-
Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata
-
Hari Anak Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Tujuannya
-
Review Film Inglourious Basterds: Dilema Moral dan Balas Dendam Nazi
-
BRI Hadirkan Ekosistem Digital Berbasis ESG di Jember Fashion Carnaval 2026
-
Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dan Tolak 21 WNA Masuk via Bandara Ahmad Yani
-
Bandung Coffee Carnival 2026 Banjir Promo dan Hadiah Menarik dari BRImo
-
Weton yang Tidak Boleh ke Gunung Kawi Menurut Mitos Jawa
-
Prestasi Anak Tak Ditentukan dari Piala, Tapi Nutrisi di Pagi Hari